Golkar Hargai Keputusan Megawati Tidak Masuk Koalisi Tapi Dukung Pemerintahan Prabowo

AKURAT.CO Partai Golkar angkat bicara soal keputusan politik Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, usai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto.
Sekjen Golkar, Muhammad Sarmuji, mengatakan, partainya menghargai keputusan Megawati yang tidak ingin masuk koalisi namun tetap mendukung pemerintahan lima tahun ke depan.
"Kami menghormati sikap politik Bu Mega," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (10/4/2025).
Menurut Sarmuji, PDIP tetap bisa menjadi kekuatan penyeimbang dan berkontribusi meski berada di luar pemerintahan.
Baca Juga: Golkar Bela Dasco: Peran Besar di Pemerintahan Prabowo Wajar dan Layak Didukung
"Tidak berkoalisi dalam pemerintahan tetap bisa berkontribusi melalui jalan lain, seperti memberi konsepsi banding atas jalan yang ditempuh pemerintah," jelasnya.
Megawati sebelumnya mempersilakan Presiden Prabowo menggunakan PDIP sebagai instrumen menguatkan pemerintahan, tetapi tidak ingin masuk ke dalam koalisi.
Hal itu diungkap Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani.
Dia mengatakan bahwa Megawati berharap masa kepemimpinan Presiden Prabowo bisa efektif sampai lima tahun ke depan.
Baca Juga: Pertemuan Prabowo-Megawati, Golkar: Contoh Kerendahan Hati Menghargai yang Lebih Tua
"Ibu Mega mengharapkan agar masa kepresidenan Pak Prabowo yang telah dilantik pada tanggal 20 Oktober 2024 bisa efektif, untuk kebaikan dan kesejahteraan rakyat," katanya.
"Karena itu jika dianggap perlu silakan menggunakan PDIP sebagai instrumen yang juga bisa digunakan untuk memperkuat pemerintahan, tetapi tidak dalam posisi dalam koalisi," tambah Muzani.
Saat ditanyai penegasan PDIP tidak akan masuk koalisi pemerintah, Muzani tidak mengelak.
"Ya kira-kira seperti itu. Pokoknya begitu. Jadi, pada prinsipnya, Ibu Megawati juga berharap agar masa kepresidenan Pak Prabowo bisa efektif sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara. Menggunakan kekuatannya untuk kepentingan rakyat dan rakyat Indonesia," jelas Ketua MPR tersebut.
Baca Juga: Pertemuan Prabowo dan Megawati, Golkar: Titik Temunya Kepentingan Bangsa
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







