Video Monolog Tuai Kritikan, Gibran Masih Harus Buktikan Layak Jadi Wapres

AKURAT.CO Video monolog Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, yang diunggah ke media sosial menuai banyak komentar negatif dari publik. Ini menjadi sinyal, bahwa Gibran masih harus membuktikan kapasitasnya sebagai pemimpin nasional.
"Kalau saya melihatnya tidak pada upaya pecah belah atau mengacaukan stabilitas politik. Netizen atau publik yang berkomentar negatif atau memberi dislike di pidato monolog Gibran itu masih terkait dengan Pilpres kemarin," ujar Direktur Indonesian Political Review (IPR), Iwan Setiawan, saat dihubungi Akurat.co, Kamis (24/4/2024).
Menurutnya, publik masih memandang Gibran sebagai sosok yang kontroversial karena dianggap naik ke kursi wapres melalui cara yang tidak etis.
"Dalam hal ini Gibran dianggap sebagai wapres amatiran, hasil dari mengangkangi dan mengakali konstitusi, dan dianggap tidak layak jadi Wapres," katanya.
Baca Juga: Peneliti BRIN: Pemerintahan Prabowo-Gibran Solid, Monolog Gibran Bukan Masalah
Namun demikian, situasi ini justru menjadi tantangan tersendiri bagi Gibran untuk membuktikan kapasitasnya sebagai pemimpin nasional.
"Dengan realitas dan persepsi seperti ini, mestinya menjadi tantangan tersendiri bagi Gibran. Dia harus membuktikan dirinya layak sebagai seorang Wapres. Gibran harus menunjukkan kualitas dan kemampuan yang mumpuni dalam mengelola negara," ujarnya.
Jika Gibran berhasil menunjukkan kinerja dan kepemimpinan yang kuat, maka persepsi negatif publik akan luntur dengan sendirinya seiring waktu.
Diketahui, Wapres Gibran sebelumnya merilis dua video monolog di kanal YouTube Sekretariat Wakil Presiden dan akun Instagram pribadinya pada 19 dan 22 April 2025.
Video pertama berjudul "Generasi Muda, Bonus Demografi, dan Masa Depan Indonesia" berdurasi sekitar 6 menit, membahas potensi bonus demografi Indonesia yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 2030–2045.
Dia menekankan, pentingnya peran generasi muda dalam memanfaatkan momentum tersebut untuk menghadapi tantangan global seperti perang dagang, perubahan iklim, dan ketidakpastian geopolitik.
Dalam video kedua, Gibran menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian Timnas Indonesia yang berhasil lolos ke Piala Dunia U-17, menggambarkan semangat dan potensi anak muda Indonesia di kancah internasional.
Baca Juga: Video Monolog Wapres Gibran Viral, Cak Imin: Wajar Wapres Bicara seperti Itu
Video monolog Gibran kemudian menimbulkan banyak komentar miring dari masyarakat. Bahkan, ada yang menganggap Gibran ingin tetap eksis di kancah politik nasional namun tidak mengerti caranya.
Sebagian netizen menilai bahwa gaya penyampaian Gibran dalam video tersebut kurang natural dan terkesan dibuat-buat.
Selain itu, ada yang mempertanyakan substansi dari pesan yang disampaikan, menganggapnya terlalu umum dan tidak memberikan solusi konkret terhadap permasalahan yang diangkat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









