Pernyataan soal Susu 2 Liter Dinilai Blunder, Analis: Komunikasi Kabinet Prabowo Perlu Dirapikan

AKURAT.CO Analis komunikasi politik, Hendri Satrio, menyoroti blunder komunikasi yang dilakukan oleh pejabat di Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto, yang dinilai mencerminkan kurangnya sensitivitas terhadap realitas ekonomi masyarakat.
Salah satu yang ia soroti adalah pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang menyebut konsumsi susu 2 liter per hari sebagai kunci pertumbuhan anaknya hingga memiliki tinggi badan lebih dari 180 cm.
“Prof. Dadan ini kan orang kepercayaan Pak Prabowo yang menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tapi pernyataan soal susu 2 liter ini jadi blunder komunikasi. Tidak semua orang tua mampu menyediakan dua liter susu per hari,” kata Hensa, sapaan akrab Hendri, kepada wartawan, Kamis (29/5/2025).
Hensa menilai, alih-alih menyampaikan pesan normatif soal pentingnya gizi, Dadan justru memicu reaksi sinis dari publik.
Banyak yang menilai pernyataan tersebut tidak membumi dan terkesan lepas dari kenyataan ekonomi sebagian besar rakyat Indonesia.
“Kalau pesannya diarahkan untuk mendukung program MBG, misalnya dengan kalimat: ‘Kami butuh doa dan dukungan agar anak-anak Indonesia bisa minum susu setiap hari,’ itu akan jauh lebih tepat,” ujarnya.
Menurut Hensa, niat baik Dadan dalam mempromosikan gizi anak memang patut diapresiasi, namun cara penyampaian yang kurang hati-hati bisa berdampak negatif terhadap kepercayaan publik, terutama terhadap program MBG yang menjadi salah satu prioritas nasional.
Baca Juga: Menteri PPPA Kecam Pernikahan Dini di Lombok, Pelanggaran Serius atas Hak Anak
“Netizen fokusnya justru ke angka ‘2 liter per hari’, bukan ke manfaat susu. Padahal MBG ini program penting. Jangan sampai ada lagi kasus keracunan seperti yang sempat terjadi. Satu anak keracunan saja sudah terlalu banyak,” tegasnya.
Hensa menegaskan bahwa buruknya komunikasi publik bisa menciptakan persepsi negatif dan bahkan berujung pada gagalnya program yang dirancang untuk kepentingan rakyat.
“Hanya karena penyampaian yang tidak sensitif, program unggulan bisa tertatih-tatih,” kata pendiri lembaga survei KedaiKOPI itu.
Selain kasus susu 2 liter, Hensa juga kembali menyoroti pola komunikasi pemerintah secara keseluruhan, termasuk terkait dugaan rekaman suara Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, yang tengah menjadi polemik nasional.
Ia menegaskan bahwa pemerintahan Prabowo perlu segera merestrukturisasi strategi komunikasi, dari tingkat pemimpin tertinggi hingga pelaksana teknis di lapangan.
“Pak Prabowo pasti paham ini. Masalah komunikasi harus diselesaikan dari atas. Kalau tidak, isu-isu seperti judi online atau susu 2 liter ini akan terus muncul dan mengganggu,” tutupnya.
Sebelumnya, Dadan Hindayana dalam sebuah wawancara virtual menyatakan bahwa pertumbuhan tinggi badan anak bisa dimaksimalkan dengan konsumsi susu 2 liter per hari.
Ia mengutip contoh anak-anaknya sendiri yang memiliki tinggi badan 181 cm dan 185 cm karena rutin minum susu sejak kecil.
Baca Juga: Akui Bobotoh Rusak GBLA, Viking Persib Club Bantu Dana Perbaikan
“Saat pertumbuhan, anak saya yang kecil itu minum susu 2 liter sehari. Jadi tulangnya besar-besar,” ujar Dadan, dikutip dari kanal YouTube Syaichona TV, Kamis (29/5/2025).
Pernyataan ini kemudian menuai sorotan publik, yang menilai pernyataan tersebut kurang empatik terhadap kondisi mayoritas masyarakat yang masih kesulitan mengakses gizi dasar secara rutin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








