Akurat
Pemprov Sumsel

Presiden Tidak Akan Reshuffle dalam Waktu Dekat, DPR: Menteri Harus Jawab dengan Kerja Nyata

Paskalis Rubedanto | 13 Juni 2025, 20:07 WIB
Presiden Tidak Akan Reshuffle dalam Waktu Dekat, DPR: Menteri Harus Jawab dengan Kerja Nyata

AKURAT.CO Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan tidak akan melakukan reshuffle kabinet dalam waktu dekat dinilai sebagai sinyal kepercayaan sekaligus peringatan kepada para menteri agar meningkatkan kinerja dan menghindari kontroversi publik.

Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKB, Mohammad Toha, mengatakan keputusan Presiden seharusnya dimaknai sebagai kesempatan sekaligus tantangan untuk bekerja lebih keras dan menunjukkan hasil konkret.

“Presiden tentu punya pertimbangan sendiri. Tapi dengan tidak adanya reshuffle dalam waktu dekat, para menteri harus memaknainya sebagai bentuk kepercayaan dan kesempatan untuk bekerja lebih keras lagi,” ujar Toha kepada wartawan, Jumat (13/6/2025).

Toha mengapresiasi sikap Presiden yang menilai kinerja para menterinya secara objektif. Namun ia mengingatkan, kepercayaan tersebut harus dijawab dengan peningkatan performa yang nyata dan konsisten di seluruh lini pemerintahan.

Politisi PKB itu juga menyoroti pentingnya menjaga komunikasi publik para menteri.

Menurutnya, kabinet harus fokus pada kinerja lapangan dan menghindari pernyataan yang bisa menimbulkan polemisasi atau multitafsir di tengah masyarakat.

Baca Juga: Kenaikan Gaji Hakim Harus Diiringi Pembenahan Total Sistem Peradilan

“Jangan malah sibuk berkomentar yang kontroversial atau memperkeruh suasana. Rakyat butuh kerja nyata, bukan wacana yang memecah fokus atau menimbulkan ketidakpastian,” tegasnya.

Sebagai anggota Komisi II DPR yang membidangi urusan pemerintahan dan reformasi birokrasi, Toha juga menekankan pentingnya konsolidasi internal di tubuh kabinet, terlebih menjelang masa transisi pemerintahan pada tahun-tahun mendatang.

“Kita semua ingin melihat pemerintahan ini menuntaskan tugasnya dengan baik hingga akhir masa jabatan. Untuk itu, diperlukan kerja yang terukur, komunikasi yang efektif, dan keteladanan dari para pejabat negara,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa dirinya belum berencana melakukan perombakan kabinet.

Ia menilai para menterinya telah bekerja dengan baik, meskipun diakuinya masih ada kekurangan, khususnya dalam aspek komunikasi publik.

“Kami akan terus bekerja keras untuk rakyat. Kabinet Merah Putih tetap solid dan fokus menjalankan tugas,” kata Prabowo dalam pernyataannya beberapa waktu lalu.

Dengan pernyataan tersebut, tekanan kini beralih ke para menteri untuk membuktikan bahwa mereka memang layak mempertahankan kursinya—bukan hanya melalui retorika, tapi melalui kerja nyata dan hasil yang dirasakan publik.

Baca Juga: BPKH Limited Salurkan Kompensasi Tunai untuk Jemaah Haji Terdampak Layanan Konsumsi

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.