Kaesang Terpilih Lewat E-Voting, PSI Catat Sejarah Baru dalam Demokrasi Partai

AKURAT.CO Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mencetak tonggak baru dalam sejarah perpolitikan nasional dengan menjadi partai pertama yang memilih ketua umum melalui sistem pemungutan suara langsung oleh seluruh kader secara nasional.
Kaesang Pangarep resmi terpilih sebagai Ketua Umum PSI periode 2025–2030 melalui mekanisme e-voting yang melibatkan lebih dari seratus lima puluh ribu anggota partai di seluruh Indonesia.
"Pertama-tama izinkan saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh anggota dan kader PSI yang telah berpartisipasi dalam pemilihan Ketua Umum periode 2025–2030," kata Kaesang dalam pidato kemenangannya di acara Kongres PSI, yang digelar di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (19/7/2025).
Ia mengungkapkan bahwa partisipasi kader dalam pemilihan mencapai 84 persen dari total 157.579 pemilih.
"Partisipasinya sangat-sangat memuaskan. Tepuk tangan dulu!" ujarnya disambut sorak-sorai para hadirin.
Meski bangga atas capaian tersebut, Kaesang tetap menekankan perlunya pembenahan internal.
Baca Juga: Jokowi Nyatakan Dukungan Penuh: Saya Akan Bekerja Keras untuk PSI
"Saya juga menyadari masih banyak kekurangan. Masih banyak hal yang harus diperbaiki," katanya.
Menurutnya, keberanian PSI menggelar pemilihan ketua umum secara langsung adalah bentuk nyata pembaruan budaya politik yang inklusif dan partisipatif.
"Setidaknya kita sudah berani memulai budaya politik yang baru. One man, one vote. Satu anggota, satu suara," tegas Kaesang.
Dalam pidatonya, Kaesang juga mengajak para pesaingnya di kontestasi ketua umum, yakni Ronald A. Sinaga (Bro Ron) dan Agus Mulyono Herlambang, untuk bersama membangun PSI ke depan.
"Harapan saya untuk kedua calon Ketua Umum agar bisa turut serta membantu saya nanti di DPP," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







