Kongres XXII GMNI Tetapkan Sujahri Somar sebagai Ketua Umum Baru

AKURAT.CO Kongres XXII GMNI akhirnya mencapai babak penentu. Pada hari ke-13 pelaksanaan, Senin (28/7/2025), sidang pleno pemilihan Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal DPP GMNI periode 2025–2028 digelar secara lesehan di halaman Gedung Merdeka, Bandung.
Gedung ikonik tempat sidang seharusnya berlangsung masih dalam kondisi terkunci selama lima hari terakhir.
Sidang pleno dipimpin oleh Ketua Pimpinan Sidang Pleno Tetap Christovan Loloh, Wakil Ketua Ahmad Ridwan Syuhada, dan Sekretaris Endang Kurnia.
Sebanyak 84 DPC dan DPD definitif serta 5 DPC caretaker dari total 137 peserta kongres tercatat hadir dan dinyatakan memenuhi kuorum.
Pimpinan sidang kemudian membuka agenda utama: pemilihan Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal.
Hanya satu paket calon yang mengajukan diri, yakni Sujahri Somar dan Amir Mahfut, yang mengantongi dukungan 84 rekomendasi resmi dari cabang dan daerah.
Mengacu pada hasil sidang organisasi sebelumnya, jika terdapat calon yang memperoleh dukungan minimal 1/2+1 dari total peserta kongres, maka pasangan tersebut sah terpilih secara aklamasi.
"Memutuskan dan menetapkan Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal DPP GMNI periode 2025–2028 atas nama Sujahri Somar dan Amir Mahfut. Ditetapkan di Gedung Merdeka Bandung, 28 Juli 2025, pukul 16.35 WIB," ucap Christovan Loloh yang langsung disambut pekik “Merdeka!” dari para peserta.
Baca Juga: Bhayangkara FC Kembali ke Kasta Teratas, Sumardji Bidik 5 Besar
Dalam pidato perdananya sebagai Ketua Umum DPP GMNI terpilih, Sujahri Somar menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta kongres yang hadir.
Ia menyebut kehadiran mereka bukan sekadar penegasan pilihan politik, tetapi juga cermin semangat kolektif akan persatuan organisasi.
“Kehadiran teman-teman di sini bukan hanya konfirmasi atas pilihan politik kepada saya, tapi lebih dari itu: ini adalah pernyataan kuat bahwa kita semua gandrung akan persatuan!” seru Sujahri penuh semangat.
Ia juga mengajak seluruh kader yang tidak hadir maupun yang mendukung kandidat lain untuk bergandengan tangan membangun kembali GMNI.
“Saya dan Bung Amir menyampaikan terima kasih atas dukungan dari kawan-kawan seperjuangan. Mari kita kawal GMNI ke depan bersama-sama. Kami juga mengajak rekan-rekan yang sempat berbeda pilihan untuk kembali bersatu,” katanya.
Sebagai langkah awal menjaga keutuhan pasca-kongres, Sujahri menyatakan akan segera menjumpai dua kandidat lain, yakni Risyad Fahlefi dan Patra Gumay.
“Kemenangan ini adalah milik seluruh kader GMNI se-Indonesia. Dalam semangat persatuan, kami akan menjumpai Bung Risyad dan Bung Patra. Ketegangan selama kongres harus kita akhiri demi organisasi yang kita cintai bersama,” tutupnya.
Baca Juga: Malaysia Gagal di Piala AFF U-23, Ong Kim Swee Ingatkan Peningkatan Filipina dan Kamboja
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










