Pertemuan Prabowo dan Anwar Jadi Langkah Kunci Jaga Stabilitas Kawasan

AKURAT.CO Anggota Komisi I DPR RI, Taufiq R. Abdullah, menyambut positif pertemuan bilateral antara Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim.
Ia menilai, pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan strategis dua negara serumpun di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian.
“Pertemuan ini bukan hanya simbol persahabatan, tetapi juga langkah konkret mempererat kerja sama di berbagai sektor, mulai dari keamanan kawasan, perlindungan pekerja migran, ekonomi digital, hingga ketahanan pangan dan energi,” ujar Taufiq dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (30/7/2025).
Menurutnya, pertemuan ini memiliki nilai strategis, bukan sekadar seremoni diplomatik. Ia menyebut Indonesia dan Malaysia memiliki peran penting sebagai jangkar stabilitas di kawasan ASEAN dan dalam peta geopolitik internasional.
“Indonesia dan Malaysia adalah dua negara kunci di ASEAN. Di tengah eskalasi global, keduanya berperan penting dalam menjaga keseimbangan kawasan dan mendorong terciptanya stabilitas yang berkelanjutan,” jelas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
Baca Juga: Update Kode Redeem FF Hari Ini, 30 Juli: Klaim Diamond dan Skin Langka Gratis!
Taufiq berharap kesepakatan hasil pertemuan bilateral tersebut dapat ditindaklanjuti secara nyata, melalui sinergi lintas sektor, baik antar kementerian, parlemen, maupun masyarakat sipil.
“Kami mendorong agar isu perlindungan WNI di Malaysia, termasuk pekerja migran, menjadi prioritas utama. Demikian pula soal penyelesaian batas darat dan maritim yang harus dikelola secara adil dan bijaksana,” imbuhnya.
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat posisi ASEAN sebagai kekuatan kolektif yang mandiri dan tidak mudah terpolarisasi oleh rivalitas kekuatan besar dunia.
Dalam konteks itu, Taufiq mengapresiasi kepemimpinan diplomatik Presiden Prabowo dan PM Anwar yang mengedepankan dialog serta stabilitas kawasan.
“Ini adalah masa krusial bagi ASEAN. Kepemimpinan visioner dan bijak sangat dibutuhkan untuk mendorong ASEAN menjadi kekuatan yang solid dan diperhitungkan,” tegasnya.
Taufiq pun berharap Indonesia dan Malaysia dapat menjadi katalisator bagi terciptanya common identity dan common interest di kawasan, demi menjadikan ASEAN lebih kuat dan berdaya saing secara global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









