Akurat
Pemprov Sumsel

Profil Arlan, Wali Kota Prabumulih: Kontroversi, Karier Politik, dan Latar Belakangnya

Kosim Rahman | 17 September 2025, 13:20 WIB
Profil Arlan, Wali Kota Prabumulih: Kontroversi, Karier Politik, dan Latar Belakangnya

AKURAT.CO Profil Arlan, Wali Kota Prabumulih, tengah menjadi sorotan publik setelah muncul kontroversi soal pencopotan Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih.

Nama Arlan ramai diperbincangkan karena disebut sempat memindahkan Roni Ardiansyah usai diduga menegur anaknya yang membawa mobil ke sekolah.

Namun, setelah video perpisahan viral, keputusan pencopotan dibatalkan dan Arlan menggelar konferensi pers meminta maaf kepada publik.

Profil Arlan, Wali Kota Prabumulih

Arlan lahir pada 30 Maret 1975 dan saat ini menjabat Wali Kota Prabumulih periode 2025–2030. Ia merupakan anak ketiga dari tujuh bersaudara pasangan Basri dan Husiah.

Baca Juga: Jadi Sorotan! Calon Wali Kota Prabumulih, Arlan Pamerkan Keempat Istrinya Saat Kampanye

Dikutip dari berbagai sumber, dalam Pilkada Prabumulih 2024, Arlan bersama wakilnya Franky Nasril berhasil menang dengan perolehan 59.494 suara atau 53,29 persen suara sah.

Pasangan ini diusung koalisi besar 11 partai politik, termasuk Gerindra, Hanura, PAN, PBB, Ummat, Garuda, PKN, Gelora, Perindo, Buruh, dan PKB.

Karier Politik Arlan

Karier politik Arlan dimulai dari aktivitasnya di tingkat daerah. Berbekal jejaring luas dan dukungan partai, ia mencalonkan diri pada Pilkada Prabumulih 2024 dan berhasil terpilih sebagai wali kota.

Sebagai pejabat daerah, Arlan didampingi oleh Franky Nasril sebagai Wakil Wali Kota serta H Elman sebagai Sekretaris Daerah.

Kontroversi yang Menyita Perhatian Publik

Kasus pencopotan Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih Roni Ardiansyah menjadi sorotan setelah video siswa-siswi menyalami Roni sebelum dipindahkan viral di media sosial.

Banyak yang menduga mutasi tersebut terjadi karena Roni menegur anak Arlan yang membawa mobil ke sekolah.

Baca Juga: Lonjakan Produksi Migas PEP Prabumulih Lampaui Target Hingga 900%

Arlan sendiri membantah tuduhan tersebut, menyebut informasi itu hoaks, dan menegaskan anaknya hanya diantar ke sekolah.

Dalam konferensi pers, Wali Kota Prabumulih Arlan menyampaikan permintaan maaf kepada Roni Ardiansyah dan masyarakat.

Ia juga menjelaskan bahwa mutasi kepala sekolah merupakan bagian dari penyegaran organisasi di lingkungan pendidikan, bukan karena masalah pribadi.

Kontroversi makin ramai setelah ajudan Presiden Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah, mengumumkan melalui Instagram bahwa pencopotan Roni dibatalkan.

Selain Roni, satpam sekolah yang sebelumnya dikabarkan dipecat juga akan kembali bertugas. Langkah ini mendapat perhatian luas masyarakat Indonesia.

Latar Belakang Pendidikan Arlan

Arlan menempuh pendidikan dasar di SD Negeri Bandar Jaya Umpam pada tahun 1990, melanjutkan ke SMP Negeri Simpang hingga pindah ke Prabumulih, lalu bersekolah di SMA PGRI Kota Prabumulih.

Baca Juga: Diimpikan Masyarakat Lebih dari Tiga Dekade, Herman Deru Bergerak Cepat Atasi Jalan Terbengkalai Penghubung Muara Enim, PALI dan Prabumulih

Saat ini Arlan sedang menempuh Program Studi Ilmu Hukum di Universitas Sjakhyakirti Palembang tahun ajaran 2023/2024.

Itulah profil Arlan, Wali Kota Prabumulih, kini jadi perhatian publik usai kontroversi pencopotan kepala sekolah SMPN 1 Prabumulih.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.