Lewat Pagelaran Wayang Kulit, Golkar Hibur Masyarakat Sekaligus Lestarikan Budaya Indonesia

AKURAT.CO DPP Partai Golkar menggelar pagelaran seni budaya wayang kulit sebagai rangkaian hari ulang tahun (HUT) ke-61 Partai Golkar, di halaman kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (14/11/2025) malam.
Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan pagelaran wayang ini sebagai wujud komitmen Partai Golkar untuk terus memelihara dan menyajikan budaya nusantara kepada masyarakat.
"Saya pikir ini, wayang ini kan sudah masuk dalam penetapan UNESCO. Tapi kemudian kita harusnya sih untuk tetap memelihara dan bagaimana memberikan sajian ini kepada masyarakat terus," kata Bahlil, dikutip Sabtu (15/11/2025).
Baca Juga: Golkar Kritik Pemprov Jakarta Kurangi Subsidi Pangan Murah, Ada Mafia di Lapangan
Dia mengatakan wayang tidak hanya terdiri dari seni menari, tapi juga seni suara dan lain-lain. Menurutnya, hal ini mempunyai makna bahwa masyarakat Indonesia harus kembali kepada kultur asli.
Dia menilai, pagelaran budaya seperti ini bisa menjadi sarana bagi masyarakat untuk peduli terhadap budaya-budaya lokal, sekaligus mengurangi kebiasaan-kebiasan yang kurang bermanfaat, seperti bergosip.
"Jangan gosip terus, jangan ujaran kebencian, dan DFK, ada namanya sekarang istilah DFK. Kemarin saya arahkan di komisi XII ada DFK, disinformasi, fitnah, ujaran kebencian," ucapnya.
Bahlil mengatakan, Partai Golkar merasa senang bisa menggelar pagelaran wayang dan bisa disaksikan secara gratis oleh masyarakat umum. "Saya pikir dengan wayang ini kita happy lah, kita merayakan dan kita melestarikan apa yang menjadi budaya kita," ungkapnya.
Acara pagelaran wayang kulit ini mengambil lakon 'Sekar Mbangun Kahyangan' dengan dalang Ki Cahyo Kuntadi dan bintang tamu Niken Salindri, Cak Percil, Cak Slentem, Cang Hengki dan Proborini.
Selain jajaran DPP Partai Golkar, acara ini juga dihadiri oleh masyarakat umum yang memadati lapangan DPP Partai Golkar. Selain itu, banyak juga para pelaku UMKM yang turut berjualan dan meramaikan acara ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







