Wakil Ketua MPI DPP KNPI Sesalkan Dualisme Musda KNPI Sulsel

AKURAT.CO Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPI) Dewan Pengurus Pusat (DPP) KNPI, Zieko Odang, menyesalkan terjadinya dualisme Musyawarah Daerah (Musda) DPD KNPI Sulawesi Selatan.
Ia menilai kondisi tersebut berpotensi menghambat konsolidasi organisasi serta melemahkan peran strategis KNPI sebagai wadah pemuda di daerah.
Menurut Zieko, DPP KNPI seharusnya mempertimbangkan aspek keberlanjutan kepengurusan DPD KNPI Sulsel sebelumnya, sekaligus memahami kondisi objektif dan kearifan lokal kepemudaan di Sulawesi Selatan.
Ia menegaskan bahwa dinamika pemuda di setiap daerah memiliki karakter dan tantangan yang berbeda.
“DPP KNPI perlu melihat situasi riil perkembangan pemuda di Sulawesi Selatan, termasuk kearifan lokal dan dinamika sosial yang berkembang di sana. Penyelesaian Musda tidak bisa diseragamkan,” ujar Zieko dalam keterangannya.
Ia juga menekankan pentingnya independensi DPP KNPI dalam mengambil keputusan.
Menurutnya, keputusan organisasi tidak boleh didasarkan pada pesanan atau kepentingan kelompok tertentu, melainkan harus berpihak pada kepentingan pemuda secara luas.
“Keputusan DPP KNPI jangan sampai terkesan berdasarkan pesanan pihak tertentu. KNPI harus netral, objektif, dan berpihak pada kepentingan pemuda,” tegasnya.
Lebih lanjut, Zieko menyoroti dinamika kepemimpinan KNPI di tingkat nasional.
Ia menyebut adanya arah dan konstelasi kepemimpinan ke depan yang perlu dicermati secara matang oleh DPP KNPI, termasuk pernyataan Rahayu Saraswati yang menyampaikan ucapan selamat kepada Vonny Ameliani.
Menurutnya, sikap tersebut merupakan sinyal dinamika internal di tingkat pusat, sehingga penyikapan terhadap Musda di daerah, termasuk di Sulawesi Selatan, harus dilakukan secara bijaksana, adil, dan berimbang.
Sebagaimana diketahui, Musda DPD KNPI Sulawesi Selatan belakangan diwarnai munculnya dua forum Musda yang masing-masing mengklaim keabsahan hasil dan kepemimpinan.
Polemik ini menimbulkan keresahan di kalangan organisasi kepemudaan serta berpotensi mengganggu jalannya program-program kepemudaan di daerah.
Zieko berharap DPP KNPI segera mengambil langkah penyelesaian yang adil dengan berlandaskan AD/ART organisasi, serta mengedepankan dialog dan rekonsiliasi.
Ia menegaskan bahwa persatuan pemuda harus menjadi prioritas utama.
“KNPI adalah rumah besar pemuda Indonesia. Jangan sampai konflik kepengurusan dan kepentingan sesaat justru mengorbankan masa depan pemuda Sulawesi Selatan,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








