Adies Kadir Mundur dari Golkar Usai Disetujui Jadi Hakim MK

AKURAT.CO Wakil Ketua DPR, Adies Kadir, dikabarkan mundur dari jabatannya sebagai kader sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar, karena disetujui menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) oleh Komisi III DPR.
Sesuai undang-undang yang berlaku, seorang hakim konstitusi dilarang menjabat atau terafiliasi dengan partai manapun. Bahkan Adies juga harus mundur dari jabatannya sebagai pimpinan DPR.
"Beliau sudah mengundurkan diri sebagai kader Golkar," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, kepada wartawan, Senin (26/1/2026).
Baca Juga: Komisi III DPR Setujui Adies Kadir Jadi Hakim MK
Hingga saat ini, segala keputusan tengah menunggu arahan langsung dari Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Dia pun tidak menjawab lebih rinci mengenai hal tersebut.
Sebelumnya, Komisi III DPR RI resmi menyetujui Wakil Ketua DPR, Adies Kadir, sebagai Hakim Konstitusi pada Mahkamah Konstitusi (MK). Persetujuan tersebut diambil dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Baca Juga: MK Putuskan Karya Jurnalistik Tidak Bisa Langsung Dituntut Pidana-Perdata
Rapat dimulai dengan mendengarkan pandangan mini fraksi dari setiap perwakilan partai. Kemudian, Habiburokhman menyampaikan kesimpulan persetujuan.
"Komisi III DPR RI menyetujui Adies Kadir sebagai Hakim Konstitusi pada Mahkamah Konstitusi RI yang berasal dari usulan lembaga DPR RI dan untuk selanjutnya dapat diproses sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku," ujar Habiburokhman, Senin (26/1/2026).
Usai disetujui, Adies Kadir menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pimpinan serta seluruh anggota Komisi III DPR. "Terima kasih pimpinan. Karena seluruhnya sudah ditutup maka saya sebagai pribadi ingin mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan para anggota Komisi III yang mulia," ujar Adies.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






