Prabowo Tantang Pihak-pihak yang Tidak Menyukainya Bertarung di Pilpres 2029

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menantang pihak-pihak yang tidak menyukai kepemimpinannya untuk bertarung secara demokratis pada Pilpres 2029.
Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menjelaskan capaian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah, di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026).
Awalnya, Presiden Prabowo memaparkan bahwa Program MBG telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dalam satu tahun, program ini berhasil menciptakan satu juta lapangan kerja.
Namun, ia mengakui masih ada pihak-pihak yang enggan menerima keberhasilan program tersebut. Menurut Presiden Prabowo, ada pihak-pihak yang justru melontarkan tuduhan-tuduhan tidak benar, bahkan sampai menjelekkan.
Baca Juga: Presiden Prabowo Jaga Komitmen Nonblok, Indonesia Tidak Akan Berpihak
"Saya buktikan kepada saudara, Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia, saya telah menghasilkan sekarang satu juta lapangan kerja hanya dari MBG. Dan ada tuduhan untuk menjelekkan kita sebagai bangsa," jelasnya.
Presiden Prabowo lantas memperingatkan pihak-pihak tersebut agar bersikap lebih bijak. Jika tidak suka dengan satu atau dua orang,ia meminta agar jangan bertindak yang dapat merugikan banyak orang.
"Jadi begini ya, kalau saudara tidak suka dengan dua tiga orang, jangan merusak seluruh bangsa. Kalau tidak suka sama Prabowo silakan, 2029 bertarung," katanya.
Presiden Prabowo turut menyinggung adanya pihak-pihak yang mencoba menggelar demo besar-besaran. Namun demo tersebut ternyata ditujukan bukan semata-mata untuk menyampaikan aspirasi, melainkan membuat kerusuhan.
"Demo boleh. Tapi dia tidak berharap demo, dia berharap kerusuhan," katanya.
Baca Juga: Prabowo: Saya Keliling Dunia, Hampir Semua Negara Minta Kelapa Sawit dari Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








