Tegaskan Kemitraan Strategis di Washington, Prabowo Optimistis Perjanjian Dagang RI–AS Rampung

AKURAT.CO Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan optimisme kuat terhadap masa depan hubungan Indonesia–Amerika Serikat saat menghadiri Gala Iftar Dinner Business Summit di U.S. Chamber of Commerce, Washington DC, Rabu (18/2/2026).
Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan kunjungannya ke Amerika Serikat membawa agenda strategis, termasuk finalisasi perjanjian dagang besar antara kedua negara.
“Saya berada di sini untuk menyelesaikan sebuah perjanjian perdagangan besar antara kedua negara kita. Kami telah bernegosiasi sangat intens selama beberapa bulan terakhir, dan saya pikir kita telah mencapai kesepakatan yang solid dalam banyak isu,” ujar Prabowo.
Presiden berharap perjanjian tersebut menjadi pendorong utama penguatan kemitraan ekonomi Indonesia–AS.
Ia menyebut sejumlah kesepakatan penting telah diteken, baik di level pemerintah maupun antarpelaku usaha, termasuk tindak lanjut isu keseimbangan perdagangan.
“Saya menantikan perjanjian ini sebagai dorongan besar bagi kelanjutan kemitraan dan kerja sama ekonomi antara Amerika Serikat dan Indonesia,” ungkapnya.
Baca Juga: Buka Puasa Hari Ini Jam Berapa? Jadwal Buka Puasa Selama Ramadan 2026 di Bandung
Ingat Dukungan AS Saat Kemerdekaan
Dalam forum tersebut, Prabowo juga menegaskan bahwa Indonesia tidak melupakan peran historis Amerika Serikat dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia periode 1945–1949.
“Indonesia akan selalu mengingat peran yang dimainkan Amerika Serikat dalam sejarah kami,” kata Presiden.
Meski Indonesia menganut politik luar negeri bebas dan aktif (non-blok), Prabowo menegaskan hal itu tidak mengurangi komitmen Indonesia untuk menjalin persahabatan dengan AS maupun kekuatan besar lainnya.
“Kami selalu ingin melihat kehadiran Amerika yang kuat di Indonesia. Indonesia adalah sahabat sejati, meskipun secara politik kami memiliki tradisi non-blok,” tegasnya.
Presiden menilai dunia saat ini membutuhkan kolaborasi lebih erat di tengah tantangan global yang kompleks.
Ia juga menyambut baik upaya kepemimpinan Amerika Serikat dalam mendorong terciptanya perdamaian global.
“Kita harus terus mencoba menciptakan iklim perdamaian,” ujarnya.
Prabowo menegaskan komitmen Indonesia membangun hubungan terbaik dengan Amerika Serikat di berbagai sektor, mulai dari politik dan ekonomi hingga kemanusiaan dan perlindungan lingkungan.
“Kami menginginkan hubungan terbaik dengan Amerika Serikat di semua bidang,” pungkasnya.
Momentum Gala Iftar tersebut mempertegas bahwa kemitraan Indonesia–Amerika Serikat tidak hanya berlandaskan kepentingan ekonomi, tetapi juga sejarah, nilai bersama, dan visi masa depan yang saling menguatkan.
Baca Juga: DPR Setujui Hibah Kapal Patroli Jepang untuk TNI AL, Batalkan Hibah dari Korsel
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








