Megawati: Saya Bukan Musuh Prabowo

AKURAT.CO Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, menegaskan bahwa dirinya memiliki hubungan baik dengan Presiden Prabowo Subianto, dan meminta publik tidak membenturkan hubungan keduanya demi kepentingan politik.
Ketua Umum PDIP itu mengatakan, persahabatannya dengan Prabowo tidak menghalangi perbedaan sikap politik dalam sistem demokrasi. Menurutnya, hubungan personal dan dinamika politik merupakan dua hal yang berbeda.
"Pak Prabowo sama saya bersahabat. Tapi kan harusnya dipisahkan, bersahabat ya bersahabat, tapi berpolitik kita bisa untuk apa? Untuk demokratisasi. Tapi saya bukan musuh dia, itu teman saya," kata Megawati, saat memberikan pidato dalam peresmian renovasi Istana Gebang dan patung Bung Karno di Blitar, Senin (15/6/2026).
Baca Juga: Megawati Soekarnoputri: 56 Tahun Status Hukum Bung Karno Menggantung
Dia mencontohkan kebersamaannya dengan Prabowo saat peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni lalu. Menurutnya, momen tersebut menunjukkan bahwa hubungan keduanya berjalan baik meski berada dalam posisi politik yang berbeda.
"Kamu lihat toh waktu 1 Juni? Aku kan gandengan sama dia, ketawa-ketawa. Ayo, apa artinya? Enggak ada," ujarnya.
Megawati mengaku mengetahui adanya upaya sejumlah pihak yang berusaha membangun narasi seolah dirinya berseberangan dengan Prabowo. Namun dia menegaskan bahwa perbedaan pandangan politik tidak berarti harus bermusuhan.
"Nanti baru orang teman-temannya yang maunya membenturkan, 'Oh Ibu Mega itu mau melawan Pak Prabowo'. Nanti bisa saya jawab. Jangan gitu dong," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Megawati juga menyinggung pentingnya keberanian menyampaikan pendapat dalam negara demokrasi. Dia mengajak masyarakat untuk tetap kritis namun tetap berada dalam koridor hukum dan konstitusi.
Menurutnya, demokrasi yang sehat membutuhkan ruang dialog dan keberanian warga negara untuk menyampaikan pandangan tanpa rasa takut. "Karena negara kita ini punya tata hukumnya," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






