Akurat Logo

Biodata dan Rekam Jejak Nana Kencanawati, DPRD Cirebon yang Viral Karena Body Shaming

Titania Isnaenin | 17 Juni 2026, 13:39 WIB
 Biodata dan Rekam Jejak Nana Kencanawati, DPRD Cirebon yang Viral Karena Body Shaming
Profil dan Rekam Jejak Nana Kencanawati. (Gerindra)

AKURAT.CO Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon dari Fraksi Gerindra, Nana Kencanawati, kini tengah menjadi pusat perhatian publik akibat komentar kontroversialnya di media sosial.

Sosok legislator ini mendadak viral setelah dituding melakukan tindakan body shaming terhadap seorang warga yang tengah menyampaikan aspirasi.

Insiden ini memicu gelombang kecaman dari netizen yang menyayangkan sikap kurang etis dari seorang pejabat publik.

Profil dan Biodata Nana Kencanawati

Hj. Nana Kencanawati, S.Pd. merupakan tokoh politik yang menjabat sebagai salah satu pimpinan di DPRD Kabupaten Cirebon.

Ia mengawali karier politiknya melalui Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan berhasil mengamankan kursi legislatif untuk periode 2024–2029.

Sebagai anggota dewan, ia mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) Cirebon 6 yang mencakup wilayah Kecamatan Ciledug, Karangsembung, Karangwareng, dan sekitarnya.

Berikut adalah biodata singkat Nana Kencanawati:

  1. Nama Lengkap: Hj. Nana Kencanawati, S.Pd.

  2. Jabatan: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon.

  3. Fraksi: Gerindra.

  4. Pendidikan: Sarjana Pendidikan (S.Pd).

  5. Daerah Pemilihan: Dapil Cirebon 6.

Rekam Jejak dan Karier Politik Nana Kencanawati

Sepanjang karier politiknya di Kabupaten Cirebon, Nana Kencanawati tercatat memiliki peran strategis di lembaga legislatif.

Selain menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD, ia juga merupakan anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon yang membidangi urusan kesejahteraan rakyat.

Kiprahnya di partai Gerindra membawanya menjadi salah satu figur penting dalam pengambilan kebijakan di tingkat daerah, khususnya untuk masa jabatan 2024 hingga 2029.

Kontroversi yang Menjadi Sorotan Netizen

Nama Nana Kencanawati mulai menghiasi berbagai platform media sosial setelah komentar satu katanya di Instagram dianggap menghina fisik seseorang.

Peristiwa ini bermula saat muncul unggahan yang menampilkan sosok Mak Denok, seorang warga yang sedang berorasi memprotes kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) di depan Gedung DPRD.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.