Akurat Logo

Ambisi Jateng Jadi Kandang Gajah, PSI Siapkan 35 Kabupaten/Kota untuk Safari Politik Jokowi

Putri Dinda Permata Sari | 3 Juli 2026, 18:54 WIB
Ambisi Jateng Jadi Kandang Gajah, PSI Siapkan 35 Kabupaten/Kota untuk Safari Politik Jokowi
Jokowi ditargetkan mulai safari politik pertengahan Juli 2026.

AKURAT.CO Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tengah mempersiapkan safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ke berbagai daerah di provinsi Jawa Tengah (Jateng), yang ditargetkan mulai berlangsung pada pertengahan Juli 2026.

Ketua DPW PSI Jateng, Antonius Yogo, mengatakan pihaknya telah mengajukan rencana kunjungan ke hampir seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Namun, lokasi yang akan disambangi nantinya akan disesuaikan dengan keputusan Jokowi.

"Kami mengajukannya hampir 35 kabupaten/kota. Tentu ini akan dipilih Bapak, mana yang kira-kira akan didatangi," kata Yogo, Jumat (3/7/2026).

Baca Juga: Safari Politik Jadi Hak Jokowi, PKB: Asal Tidak Offside dan Curi Start

Saat ini, PSI masih berkoordinasi dengan tim Jokowi untuk menyusun jadwal serta mematangkan berbagai persiapan teknis agar agenda tersebut dapat segera terealisasi.

"Kami segera menunggu jadwal dari Bapak untuk tanggalnya. Yang jelas tugas kami hari ini mempersiapkan untuk Bapak turun, untuk Bapak keliling Jawa Tengah memastikan bahwa Jawa Tengah benar-benar sebagai Kandang Gajah," ujarnya.

Baca Juga: Puan Minta Safari Politik Jokowi Tak Ganggu Kondusivitas Nasional

Yogo menjelaskan, safari politik kali ini akan dikemas berbeda dari kunjungan sebelumnya. Selain bertemu masyarakat, rangkaian kegiatan akan dipadukan dengan unsur budaya lokal di setiap daerah yang dikunjungi.

PSI juga telah menyiapkan konsep yang melibatkan tradisi masyarakat setempat, termasuk karnaval yang akan menghadirkan sejumlah kejutan selama safari politik berlangsung.

"Ada hal yang menarik yang bisa dikerjakan bareng-bareng. Nanti akan ada kejutan-kejutan juga terkait beberapa ritual atau adat-adat kebiasaan di masyarakat yang akan kami kemas dalam karnaval," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.