Survei Kepuasan Publik kepada Prabowo Turun, Dasco: Hasilnya Jadi Masukan

AKURAT.CO Partai Gerindra menyatakan hasil survei yang menunjukkan penurunan tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto akan menjadi bahan masukan.
Menurut Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, partainya tengah mempelajari sejumlah hasil survei yang dipublikasikan. Termasuk dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).
"Ya ada beberapa, survei SMRC kemudian Pak Burhanuddin, yang dipublikasi melalui media massa. Tentunya kami juga sedang mempelajari dan juga kami kaji," kata Dasco, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Wakil Ketua DPR itu menilai bahwa hasil survei merupakan salah satu instrumen yang dapat digunakan sebagai bahan evaluasi terhadap kinerja pemerintah.
Karenanya, seluruh temuan dari berbagai survei akan dikompilasi untuk melihat kondisi yang berkembang di masyarakat.
Baca Juga: DPR Soroti Tata Kelola Pengangkatan PPPK, Dasco: Perlu Dibenahi agar Tidak Bebani Daerah
"Tentunya juga hasil survei juga itu adalah berupa masukan-masukan ya. Nanti kita akan kompilasi, dan kami berharap pihak pemerintah dalam hal ini kemudian mengimbangi apabila memang hasil kajiannya ada beberapa hal yang kemudian memang terjadi pada saat ini," jelas Dasco.
Saat ditanya apakah temuan dalam survei tersebut akan menjadi bahan evaluasi, Dasco mengiyakan.
Menurutnya, pemerintah perlu memperhatikan hasil kajian yang memang sesuai dengan kondisi aktual di lapangan.
"Iya, kalau memang hasil kajiannya kan ada yang kemudian memang sesuai dengan keadaan pada saat ini," katanya.
Selain tingkat kepuasan terhadap Presiden Prabowo, Dasco juga diminta tanggapan hasil simulasi calon presiden dalam survei yang menunjukkan elektabilitas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengalami peningkatan.
Baca Juga: PWI Pusat Cabut Laporan terhadap Hotman Paris Usai Dimediasi Dasco, Polemik Berakhir Damai
Namun, ia enggan memberikan tanggapan lebih jauh. Ia menilai dinamika hasil survei merupakan hal yang lumrah karena setiap lembaga memiliki temuan yang bisa berbeda.
"Kalau yang namanya survei kan fluktuatif, kadang naik, kadang turun. Dan itu kemudian survei yang satu dengan yang lain kadang-kadang ada yang sama, kadang-kadang ada yang beda. Nah, itu saja komentar saya," pungkasnya.
Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei terbaru mengenai elektabilitas calon presiden pada Rabu (29/7/2026).
Berdasarkan survei tersebut, Prabowo Subianto diproyeksikan belum mampu memenangkan pemilihan presiden apabila kontestasi digelar sekarang ini.
Dalam simulasi pemilihan presiden semi terbuka, Prabowo berada di peringkat kedua.
Baca Juga: Dasco Terima Audiensi Apkasi, Serap Aspirasi Daerah soal Efisiensi Anggaran
Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani, menyebut jika pemilihan presiden berlangsung sekarang dengan Prabowo kembali maju sebagai calon, peluangnya untuk kembali terpilih tidak lebih unggul dibanding pesaingnya.
Survei bertajuk "Elektabilitas Calon-calon Presiden" itu mencatat Prabowo memperoleh elektabilitas sebesar 14,5 persen. Sedangkan posisi teratas ditempati Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, dengan perolehan 35 persen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









