Akurat Logo

Jokowi Sebut Mesin Politik PSI Hampir Lengkap, Bidik Kemenangan Besar pada 2029

Saeful Anwar | 2 Agustus 2026, 17:49 WIB
Jokowi Sebut Mesin Politik PSI Hampir Lengkap, Bidik Kemenangan Besar pada 2029
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

AKURAT.CO Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), menyatakan struktur, organisasi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) hampir sepenuhnya terbentuk hingga ke daerah.

Menurutnya, jaringan kepengurusan yang semakin lengkap menjadi modal penting bagi PSI untuk menghadapi Pemilu 2029.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (1/8/2026).

Jokowi mengungkapkan, seluruh kepengurusan tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) di Indonesia telah terbentuk.

"Saya baru saja menerima laporan. Alhamdulillah, puji Tuhan, kepengurusan DPW sudah terbentuk 100 persen," ujar Jokowi.

Selain itu, pembentukan kepengurusan di tingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota disebut telah mencapai sekitar 97 persen. Sementara struktur di tingkat kecamatan telah terbentuk sekitar 84 persen.

Menurut Jokowi, masih adanya dinamika internal di beberapa daerah membuat penyelesaian kepengurusan tingkat kabupaten/kota belum sepenuhnya rampung secara administratif.

"Sebetulnya sudah hampir selesai. Tinggal beberapa daerah yang masih menyelesaikan persoalan internal," katanya.

Ayah Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep itu optimistis pembentukan kepengurusan hingga tingkat paling bawah, termasuk RT dan RW, dapat diselesaikan sebelum akhir 2026. Saat ini, struktur di tingkat RT/RW disebut telah mencapai sekitar 28 persen.

Jokowi menilai keberadaan organisasi hingga tingkat akar rumput akan menjadi kekuatan utama PSI dalam membangun mesin politik yang solid menjelang kontestasi Pemilu 2029.

Baca Juga: Jokowi Tegas ke PSI: Jangan Dikit-dikit ke Solo

"Dari struktur sampai tingkat RT inilah nantinya akan lahir mesin partai yang kuat untuk menghadapi Pemilu 2029," ujarnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.