Kembangkan Interkoneksi Antar Negara, PLN Gandeng 2 Perusahaan Listrik Malaysia

AKURAT.CO - PT PLN (Persero) berkolaborasi dengan ASEAN Centre for Energy (ACE) dan 2 perusahaan listrik Malaysia, Sabah Electricity Sdn Bhd (SESB) dan Tenaga Nasional Berhad (TNB) untuk mengembangkan sistem interkoneksi antar negara.
Kolaborasi 3 perusahaan listrik dan organisasi ASEAN ini bertujuan untuk menjaga ketahanan energi kawasan Asia Tenggara lewat sistem interkoneksi.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa perseroan mendukung penuh adanya interkoneksi antar negara ini. Kerja sama antara Indonesia dan Malaysia sudah lama terjalin dan akan semakin diperkuat lewat kajian bersama untuk pengembangan lebih lanjut.
Menurutnya Darmawan, Indonesia memiliki tugas untuk mengalirkan listrik bagi seluruh masyarakat yang tersebar di lebih dari 17.000 pulau.
"Kami saat ini sedang membuat terobosan dalam membuat green super grid, di mana jaringan interkoneksi antar pulau menjadi prioritas kami. Sehingga langkah ini juga sejalan dengan semangat ASEAN Power Grid (APG) sebagai bagian menjaga ketahanan energi di kawasan ASEAN," kata Darmawan dikutip Sabtu (26/8/2023).
Baca Juga: PLN Gandeng PNG Power Aliri Listrik Di Perbatasan Papua Nugini
President and Chief Executive Officer of Tenaga Nasional Berhad, Dato' Indera Ir. Baharin menambahkan, kerja sama ini menjadi pondasi untuk pemanfaatan sumber daya energi terbarukan yang melimpah, mendorong pendistribusian kapasitas listrik yang berlebih, memicu pertumbuhan ekonomi.
“Hal ini sebagai upaya TNB untuk memperdalam inisiatif kolaborasi ramah lingkungan, memperkuat keandalan dan ketahanan jaringan listrik ASEAN yang saling terhubung, serta mendorong integrasi energi terbarukan di kawasan Asia Tenggara,”imbuh Baharin.
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif mengatakan salah satu kesepakatan pertemuan menteri energi se-ASEAN atau ASEAN Ministers on Energy Meeting (AMEM) adalah mengusung ketahanan energi dengan mengembangkan sistem interkoneksi antar negara atau Trans-ASEAN Gas Pipeline (TAGP) dan ASEAN Power Grid (APG).
Empat perusahaan listrik negara mengeksplorasi peluang kerja sama ini di antaranya PLN, Tenaga Nasional Berhad dari Malaysia, Electricite du Laos dari Laos dan Electricity Generating Authority of Thailand (EGAT) dari Thailand.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









