Akuisisi RS Medika, Rumah Sakit Internasional Columbia Asia Hadir Di BSD

AKURAT.CO - Rumah Sakit Columbia Asia Indonesia, bagian dari jaringan rumah sakit internasional Columbia Asia, kini hadir di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, setelah resmi mengakuisisi Rumah Sakit Medika BSD yang sebelumnya dikelola oleh KPJ Healthcare Group Malaysia. Peresmian ini diadakan pada hari Senin, 18 September 2023, di Jakarta.
CEO Columbia Asia Indonesia, Naveen Kumar Mantha mengatakan RS Columbia Asia di BSD ini menjadi cabang ke-5 di Indonesia setelah sebelumnya hadir di Jakarta, Semarang dan Medan, dan merupakan cabang ke-20 di Asia Tenggara.
Baik di Indonesia maupun di luar negeri, RS Columbia Asia telah dikenal dengan pelayanan kesehatannya yang paripurna dengan harga terjangkau, fasilitas modern, serta tim medis yang prima. Dengan akuisisi ini, RS Columbia Asia dapat memperluas akses layanan dan fasilitas kesehatan berstandar internasional di dalam negeri, serta menunjang kebutuhan-kebutuhan medis warga yang terus berubah.
Baca Juga: BPRS DKI Diminta Beri Kejelasan Dugaan Kelalaian RS Medika Permata Hijau
“Kami menyambut baik akuisisi ini dan berharap dapat terus memberikan pelayanan kesehatan paripurna kepada masyarakat. Kami percaya bahwa dengan pengalaman dan keahlian kami dalam manajemen rumah sakit, kami dapat mewujudkan visi ‘Passion for Making People Better’ bagi warga BSD dan sekitarnya, sekaligus mendukung keinginan pemerintah dalam meningkatkan kepercayaan warga Indonesia terhadap pelayanan kesehatan lokal,” kata Naveen dikutip Rabu (20/9/2023).
Ditambahkan, dengan akuisisi ini RS Columbia Asia BSD akan fokus berinvestasi pada sumber daya manusia dan teknologi kesehatan, serta akan memulai rencana ekspansi dan modernisasi yang signifikan untuk memastikan pasien menerima perawatan terbaik, termasuk di antaranya peningkatan peralatan medis, renovasi fasilitas, dan perekrutan tenaga medis tambahan.
Layanan kesehatan di RS Columbia Asia BSD akan tetap menawarkan berbagai spesialisasi dan sub-spesialisasi medis, serta beberapa penambahan layanan baru yang akan segera diumumkan. Perubahan kepemilikan ini tidak akan mempengaruhi pasien yang saat ini sedang dirawat.
“Kami akan memastikan transisi yang mulus bagi pasien dan staf kami, selain itu kami juga terus bekerja sama untuk memastikan tidak adanya gangguan dalam pelayanan kepada pasien dalam masa transisi ini,” imbuh Naveen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









