PT Elnusa Gandeng Pertamina Geothermal Energy Untuk Kontribusi Digitalisasi Transisi EBT

AKURAT.CO - PT Elnusa Tbk (Elnusa) melalui anak usahanya PT Sigma Cipta Utama (SCU) bersinergi dengan PT Pertamina Energy Tbk (PGE) untuk berkontribusi dalam proses digitalisasi transisi energi baru terbarukan yang berkelanjutan.
Lingkup kerja sama ini wujudkan melalui pengembangan perangkat uji kapasitas produksi sumur geothermal guna mendapatkan real-time data yang lebih akurat, efektif, dan efisien. Perangkat tersebut diberikan nama Geoflowtest.
Energi Baru Terbarukan (EBT) ini sebagai salah satu energi alternatif untuk transisi dari penggunaan energi fosil beralih ke energi yang lebih ramah lingkungan.
Baca Juga: Elnusa dan Pemkab Sumenep Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Lahan Untuk Airstrip
Kemudian Production & Operation Excellence Manager di PGE, Mohamad Husni Mubarok menyampaikan, saat ini kegiatan pengujian kapasitas produksi sumur di lapangan masih dilakukan secara konvensional dengan tingkat safety yang tinggi dan juga berpotensi menaikkan nilai error pada data hasil uji produksi.
“Dampaknya sangat krusial, dikarenakan hasil data tersebut digunakan untuk melihat performance sumur dan monitoring reservoir lapangan geothermal,” kata Husni yang dikutip pada, Rabu (29/11/2023).
Kemudian Husni menambahkan, PGE telah berhasil menginisiasi dan mengembangkan konsep desain sebuah inovasi perangkat Well Test IoT (Internet of Things) yang Portable sebagai jawaban dari technology gap dan permasalahan uji produksi yang ada saat ini.
Baca Juga: Lampaui Target, Elnusa Kantongi Laba Bersih Rp226 Miliar di Semester I 2022
Sehingga SCU yang dalam hal ini memiliki kapabilitas dibidang IoT sebagai bagian dari kompetensi layanan ICT (Information communication and technology), mendapat kepercayaan untuk mengembangkan perangkat Geoflowtest.
Pada kesempatan yang sama, Direktur SCU Adi Yatama Adi Guna menyampaikan, perangkat ini berfungsi untuk menyajikan data uji produksi yang dapat diakses secara real-time oleh user dengan tujuan agar meningkatkan keakuratan data dan efisiensi waktu yang dibutuhkan.
“Jadi mampu mendapatkan hasil data olahan dari lapangan ke user sehingga on-going evaluasi dan monitoring dapat dilakukan secara komprehensif,” ucap Adi.
Sebagai tambahan, kerjasama ini diharapkan agar kesuksesan perangkat Real-time Portable Well Test ini, karena dengan terealisasinya alat tersebut dapat menjadi bukti bahwa SCU turut serta dalam mewujudkan transisi energi yang lebih ramah lingkungan serta mendukung misi net zero emission di Indonesia.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








