Lewat Aksi Gotong Royong Irigasi Pertanian, Petebu Gulirkan Program Ganjar-Mahfud Hapus Kredit Macet Para Petani

AKURAT.CO Petani Tebu Bersatu (Petebu) bergotong-royong membersihkan saluran irigasi pertanian untuk menyambut musim penanaman di Desa Ngabar, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (7/1/2024).
Lewat aksi ini, relawan pun menggulirkan program kredit macet petani yang akan dihapuskan capres-cawapres nomor urut tiga Ganjar-Mahfud.
Koordinator Daerah Petebu Dukung Ganjar Mojokerto Kartomo mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah nyata Ganjar-Mahfud untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Pasalnya, petani merupakan tulang punggung ketahanan pangan Indonesia.
"Selama pandemi covid-19 petani kesulitan mencari pendapatan. Dengan adanya hapus utang ini petani sangat senang sekali," Kata Kartomo.
Kartomo menegaskan Ganjar-Mahfud konsisten menerapkan program-program unggulan yang berpihak kepada rakyat.
Menurutnya, respon positif dari petani Mojokerto dengan program yang dicetuskan Ganjar-Mahfud ini memberikan dampak besar untuk kemenangan capres-cawapres nomor urut tiga.
"Tidak ada pasangan calon pemimpin yang memikirkan para petani, kecuali pak Ganjar dan pak Mahfud. Mudah-mudahan dengan adanya program ini, masyarakat Indonesia semakin yakin Ganjar-Mahfud Presiden 2024-2029," jelas Kartomo.
Mendengar itu, para petani bersorak gembira. Kasian salah seorang petani berharap program penghapusan kredit macet petani dapat diimplementasikan.
"Pak Ganjar mensejahterakan para petani dengan program penghapusan kredit macet sangat meringankan orang tani, semoga program itu cepat tercetuskan," ucap Kasian.
Kasian mewakili petani di Kabupaten Mojokerto menyuarakan dukungannya kepada Ganjar-Mahfud untuk menjadi Presiden Indonesia Ke-8. Sehingga masyarakat kecil kehidupannya semakin tercukupi.
"Semoga Ganjar-Mahfud maju, terlaksanalah harapan orang tani biar semua urusan dibuat mudah," pungkasnya.
Pada kesempatan sama, relawan Petebu juga menghadirkan bazar sembako murah untuk meringankan pengeluaran ekonomi warga terhadap kebutuhan pokok sehari-hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







