Penuhi Kebutuhan Gizi, Kiai Muda Jatim Adakan Bazar Sayur Hingga Bahan Pokok

AKURAT.CO Kiai Muda Jawa Timur sebagai salah satu sukarelawan Ganjar-Mahfud kembali menebar kebermanfaatan secara nyata kepada warga prasejahtera.
Teranyar, loyalis Ganjar-Mahfud mengadakan bazar sayur, lauk pauk, hingga bahan pokok lain demi memenuhi kebutuhan gizi warga.
Koordinator Wilayah Kiai Muda Jatim, Gus Ali Baidlowi mengungkapkan, pihaknya menjangkau warga di dua desa, yakni Desa Klumpit dan Desa Tluwe, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jatim, Rabu (10/1/2024).
"Kiai Muda Jawa Timur menggelar kegiatan bazar sayur murah dan juga sembako murah untuk masyarakat. Hari ini ada dua titik yang pertama di Desa Tluwe yang kedua di Desa Klumpit, Kabupaten Tuban," kata Gus Ali.
Sejumlah barang yang diperdagangkan, lanjut Gus Ali, diperoleh dari memborong dagangan UMKM maupun pedagang kelontong setempat. Hal ini dilakukan guna menggeliatkan perekonomian warga.
Untuk satu paket kebutuhan bahan pokok, warga setempat bisa mendapatkannya dengan harga terjangkau.
Hanya dengan Rp20 ribu saja, warga bisa membeli beras, minyak goreng, sayur mayur, hingga lauk pauk sebagai bentuk kepedulian memenuhi keperluan gizi keluarga.
"Kita borong milik UMKM dan juga milik warga masyarakat sendiri mereka yang punya sayur kayak kacang dan lain sebagainya untuk minyak beras, kita juga dapat dari masyarakat terus kita kemasi sendiri," ucap dia.
Baca Juga: Bagaimana Jati Diri Bangsa Indonesia dalam Bidang Pendidikan
"Jadi sekaligus memberdayakan UMKM lokal, warga lokal, dan juga mendorong (ekonomi) masyarakat," imbuh dia.
Siti Mahfudhoh (33) salah seorang warga Desa Tluwe mengungkapkan rasa gembiranya atas bazar kebutuhan pokok untuk menjangkau warga prasejahtera. Kegiatan ini sangat dibutuhkan warga untuk meringankan beban di tengah melonjaknya harga bahan pokok.
"Di sini sangat antusias warga masyarakat Desa Tluwe sangat bangga dengan adanya bazar murah. Karena di Tluwe ini tidak pernah ada, jadi untuk bazar murah ini sangat diacungi jempol untuk warga masyarakat Desa Tluwe," ungkap Siti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








