AKURAT.CO Perwakilan Manajemen Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), bersama Kementerian Koperasi UKM dan Bappenas berkunjung ke ekosistem startup atau Kewirausahaan di Belanda pada tanggal 22 hingga 26 Januari 2024
Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah Manajemen Eksekutif KNEKS, Putu Rahwidhiyasa mengatakan kunjungan dinas ini untuk bekerja sama dalam memperkuat Ekosistem Kewirausahaan di Indonesia.
Rangkaian kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kerja sama di tahun 2023 antara ME KNEKS dan PUM (Netherlands Experts) dan melakukan aktivitas bersama memberikan pelatihan bagi inkubator bisnis dan startup.
Baca Juga: Bertemu HDC, KNEKS Jajaki Peluang Kerja Sama Industri Halal
"Serta untuk menyusun usulan kebijakan untuk memperkuat Ekosistem Kewirausahaan Syariah di Indonesia," kata Putu dikutip Senin (29/1/2024).
Putu lalu menjelaskan, beberapa kota yang dikunjungi ekosistem kewirausahaannya adalah Den Haag, Wageningen, Delft, dan Utrecht.
Selain itu, untuk memperkuat ekosistem Kewirausahaan di Indonesia, Kemenkop UKM melalui Deputi Kewirausahaan menandatangani kerjasama dengan PUM yang disaksikan langsung oleh Teten Masduki, Menteri Koperasi dan UKM R.I.
Kerjasama ini akan memperkuat program yang sudah dimiliki oleh Kedeputian Kewirausahaan KemenkopUKM diantaranya i-startup, entrepreneur hub, yang tahun ini ditargetkan akan ada 8 inkubator bisnis yang menjadi Mitra Kemenkop UKM untuk mengembangkan startup khususnya di sektor agritech dan aquaculture.
KNEKS yang diwakili Putu juga meneken kerja sama dengan World Startup, Belanda yang disaksikan juga oleh Menkop UKM - Teten Masduki. Kerja sama antara lain di bidang pengembangan inkubator, startup dan ekosistem Kewirausahaan Syariah.
Terkait dengan program Pengembangan Kewirausahaan Nasional, KemenkopUKM melaksanakan beberapa program pendukung lainnya, yaitu Entrepreneur Development (Konsultasi dan Pendampingan Bisnis), iStartup.id (Inkubasi dan Akselerasi Bisnis), EFF (Program Akses Finansial), E-Hub (Platform Ekosistem Wirausaha Terpadu), dan Transformasi Digital UMKM.
Diketahui, PUM memiliki sekitar 100 proyek di Indonesia dan sangat mungkin bertambah hingga 150 proyek, dengan dukungan 1.300 expert di berbagai sektor, termasuk 45 expert di sektor Inkubasi Bisnis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal










