Bidik Lokasi Perumahan di Parung Panjang, Synthesis Development Bakal Investasi Rp600 M di 2024

AKURAT.CO Synthesis Development bakal menginvestasikan sekitar Rp500-600 miliar tahun 2024 untuk ekspansi bisnis. Pengembang ini membidik lahan seluas 10-20 hekatare untuk pembangunan landed house baru di Wilayah Parung Panjang, Kabupaten Bogor.
Chief Operating Officer Synthesis Development, Aldo Daniel mengatakan prospek bisnis landed house tahun 2024 terbilang cerah karena berbagai upside risk. Termasuk kian banyaknya infrstaruktur jalan tol yang menghubungkan Jabodetabek, KRL/ RLT dan MRT.
Lalu juga insentif pajak dari pemerintah. Pihaknya akan memanfaatkan PPN DPT untuk menggaet minat konsumen untuk perumahan baru nantinya.
Baca Juga: Bertahap, Synthesis Huis Mulai Serah Terima Unit ke Konsumen di Desember 2023
"Tahun 2024 akan ada investasi baru sekitar Rp500-600 miliar. Kami mengincar lahan di wilayah Parung Panjang sekitar 10-20 hektare," ungkapnya di sela luncheon bersama media di Jakarta, Rabu (31/1/2024).
Perusahaan sejak tahun 90-an sudah memulai kontribusinya dalam konsultasi pembangunan properti tanah air. Mulai dari pembangunan Plaza Semanggi yang dibangun pada tahun 1999, hingga landed housing seperti Synthesis Huis di tahun 2021.
Hunian vertikal dan komersial yang dibangun Sunthesisi Development pun beragam, mulai dari Casablanca Mansion, The Lavande, Bali Nusa Dua Hotel & Resort, Festival City Link Bandung, dan Proyek Superblok Kalibata City.
Meskipun sudah berpindah tangan, namun Synthesis tetap mengenangnya sebagai peninggalan yang berarti yang diberikan untuk masyarakat.
Recurring Asset Officer, Fianty R. Gosal mengatakan selama 30 thun berlalu Synthesis menyesuaikan pada kebutuhan pasar properti dengan mengamati perkembangan perilaku masyarakat akan hunian.
Misalnya, perusahaan kini juga membangun berbagai proyek superblok misalnya Bassura City. Proyek ini, dibangun pada tahun 2012 yang mulai dihuni pada tahun 2014 masih terpelihara dengan baik hingga saat ini.
Tersedia 9 tower yang berdiri dengan kokohnya di atas lahan 6HA yang memiliki kapasitas sebanyak 6750 unit apartemen. Selain itu, tersedia juga pusat perbelanjaan dengan luas 37.000 m2.
"Untuk pusat perbelanjaan di kawasan superblock Bassura City kami kelola dengan baik sehingga walaupun mengalami 2 tahun masa pandemi yang sulit untuk semua pusat perbelanjaan saat itu, tingkat keterisian toko-toko (occupancy rate) saat ini sudah di atas 90%. Ini adalah proyek superblok yang sukses hadir pertama di Jakarta Timur," ucap Fianty.
Hunian vertikal lainnya yang tak kalah menarik yakni Samara Suites. Apartemen Samara Suites memiliki 36 lantai dengan kapasitas 292 unit dan sebagiannya merupakan Citadines service apartment.
Terletak di Jalan Gatot Subroto kawasan strategis, Samara Suites memiliki akses langsung menuju transportasi umum. Diantaranya, Halte Transjakarta dan stasiun LRT Pancoran dan 7 km dari Stasiun Sentral Manggarai.
Rambah Landed House
Aldo menambahkan, mengikuti perubahan perilaku konsumen yang bergeser daru hunian properti apartemen ke landed housing, perusahaan juga membangun berbagai macam rumah tapak, mulai dari De Oaze, Urbana Place dan terakhir Synthesis Homes di 2019.
Total 320 unit terbangun di Synthesis Homes dan sudah terjual sebanyak 90% unit termasuk Rumah dan Flexy Home. Kehadiran dari Synthesis Homes menjadi market leader perumahan tapak di daerah Ciputat, Tangerang Selatan.
"Saat ini, Synthesis berhasil membangun reputasi solid dengan fokus desain yang terencana dan standar kualitas yang unggul," imbuh Aldo Daniel.
Synthesis Homes juga memanfaatkan PPN DTP 2024 yang mana proyek ini menjadi pilihan strategis untuk masyarakat. Kebijakan ini memberikan peluang untuk efisiensi biaya dan peningkatan keunggulan kompetitif. Lalu kebijakan ini, memastikan proyek properti berjalan dengan lebih efisien dan nilai tambah yang signifikan.
Selain itu, Synthesis Homes membangun ruko 3 lantai flexy home dan akan membangun area komersial terbaru yaitu Ruko Alfresco. Ruko Alfresco adalah area komersial yang memiliki spesifikasi 2 lantai ruko yang minimalis.
Perumahan Biophilic Pertama
Beralih ke perumahan Synthesis Huis, semenjak dimulai pada tahun 2021 hanya 2 tahun berlalu telah menunjukan perkembangan yang signifikan. Pada tahun lalu, proyek ini sudah mulai melakukan serah terima sebanyak 9 unit.
Unitnya yang didominasi oleh tipe Mattlig (6x12) Passa (6x10), dan Lang (6 * 15) Dengan total penjualan tahap 1 cluster Aurora sebanyak 80% yang disusul juga untuk serah terima unit kepada calon penghuni.
"Untuk progres pembangunan Synthesis Huis, sebagian besar sudah berjalan 78% unit yang terbangun. Progres unit yang terbangun juga diikuti oleh fasilitas premium yang tersedia, seperti bikepark, lapangan tenis, aurora lake, green spine, dan clubhouse. Pembangunan yang beriringan ini agar konsumen bisa melihat progres huniannya secara jelas dan pasti secara menyeluruh," tambah Aldo.
Tidak sampai disitu saja, Aldo membagikan lagi perkembangan yang signifikan dari Synthesis Huis. Hadirnya cluster terbaru di Synthesis Huis bisa memberikan kebutuhan hunian untuk masyarakat. Cluster terbaru yang bernama Baltic ini memiliki 4 tipe terbaru di kawasan Synthesis Huis. Pengenalan tipe terbaru di cluster Baltic diperkenalkan secara satu-persatu.
"Untuk mengembangkan kawasan di Synthesis Huis, kami telah membuka Cluster Baltic yang terbaru. Dalam cluster Baltic, nantinya terdapat 4 tipe dengan memiliki variasi berbeda-beda. Dimulai dari Tipe Kaia yang diperkenalkan pertama memiliki kapasitas 2 lantai dengan 3 kamar tidur dan 2 kamar mandi. Tipe Kaia memiliki luas bangunan 8 * 12 meter yang sudah bisa dipesan pada bulan Januari 2024. Rencananya, kami akan membuka show unit untuk tipe ini pada sekitar bulan Juni," ucap Aldo.
Hunian Milenial Terbaru
Diberlakukannya peraturan terbaru oleh Pemerintah Daerah Tangerang Selatan tentang pembangunan rumah yang dibangun oleh pihak pengembang properti, minimal 60 meter. Melalui hal ini, Synthesis berinovasi membangun perumahan yang sesuai dengan kebutuhan generasi milenial yang bernama Aksara Homes. Perumahan yang memiliki 3 konsep utama yaitu Compact, Comfort, dan Affordable.
"Pertama-tama compact, kami memaksimalkan ruang yang tersedia di luas bangunan tersebut. Kedua comfort, yang dimaksud adalah hunian yang memudahkan mobilitas dan aksesibilitas. Hanya 10 menit dari MRT Lebak Bulus cocok untuk pekerja yang sehari-hari bekerja di kantor. Ketiga Affordable, dari segi harga dimulai angka 1M-an dengan cicilan 6 juta perbulan saja cocok untuk milenial yang menginginkan rumah sederhana dan minimalis," imbuh Aldo.
Di perumahan Aksara Homes terdapat 4 jenis tipe, mulai dari Prana (4,25x11) Harsa (4,25x11) Svasti (5,5x11) dan Aruna (6x11) Tersedia juga fasilitas Clubhouse dengan kolam renang, gym, taman bermain anak, dan ruang hijau yang asri. Untuk peresmian rumah contoh nanti akan hadir pada tanggal Rabu, 21 Februari 2024. Kehadiran dari Aksara Homes menjadi moda kebutuhan bagi masyarakat terutama kaum milenial untuk memiliki rumah.
"Synthesis sebagai perusahaan pengembang properti selalu membangun sinergi terhadap lingkungan sekitar proyek. Sebagai contohnya untuk Aksara Homes, kami membersihkan saluran air, Audiensi kepada pihak Musrembang, mempercantik kawasan sekitar proyek, dan masih banyak lagi. Langkah ini sebagai menjaga hubungan baik terhadap pihak eksternal proyek," ucap Aldo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










