Lindungi Lingkungan, MedcoEnergi Tanam 1,39 juta Pohon di Sumsel

AKURAT.CO PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) melalui anak usahanya PT Medco E & P Indonesia dan Medco Energi Grissik Ltd terus berupaya mendukung pelestarian lingkungan hidup melalui program rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) di wilayah Sumatra Selatan.
Hingga saat ini, kedua Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tersebut telah menanam sebanyak 1,39 juta pohon di area rehabilitasi seluas 1.528 hektare.
VP Relations & Security Medco E&P, Arif Rinaldi mengatakan Medco E&P Grissik yang mengoperasikan Blok Corridor telah menanam sebanyak 928.324 batang pohon di area rehabilitasi seluas 853,94 hektare dan Medco E & P Indonesia yang beroperasi di Blok South Sumatra telah menghijaukan area rehabilitasi seluas 674,63 hektare dengan 462.604 batang pohon.
Baca Juga: Tertekan Harga, Laba Bersih Medco Energi Susut 60 Persen Di Semester I-2023
"Kami berkomitmen terus berupaya untuk mendukung program Pemerintah untuk merehabilitasi DAS di sekitar wilayah operasi," ujar Arif dikutip Kamis (8/2/2024).
Sebelumnya Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Ir Dyah Murtiningsih melakukan kunjungan dan penanaman pohon serentak seluruh Indonesia dalam rangka Peringatan Hari Lahan Basah Se-Dunia Tahun 2024 lingkup Provinsi Sumatera Selatan di Hutan Produksi Terbatas (HPT) Pedamaran, Desa Cinta Jaya, Kecamatan Pedamaran, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.
Di HPT Pedamaran, Medco E&P Indonesia melakukan penanaman di area seluas 50 hektare dan HL Meranti Sungai Merah seluas 636 hektare.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Koordinator Wilayah UPT KLHK lingkup Provinsi Sumatera Selatan Bayu Subekti, Kepala Kelompok Kerja Teknik Restorasi Gambut BRGM Agus Yasin mewakili Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Pandji Tjahjanto, S.Hut, M.Si., Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir Muhammad Refly SSos MM.
Bersama jajarannya, Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Perwakilan Medco E & P Indonesia dan perusahaan lainnya.
Diketahui, Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PKTL-KLHK) Hanif Faisol Nurofiq juga meninjau lokasi pelaksanaan rehabilitasi DAS yang dilakukan Medco Energi Grissik dan Medco E & P Indonesia, Sabtu (20/1/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Dirjen PKTL KLHK mengapresiasi SKK Migas dan KKKS yang telah berhasil menyelesaikan kewajiban penanaman seluas 745,70 hektare. "Seluruh tananaman tersebut telah dilakukan penilaian keberhasilan dan telah diserahterimakan kepada KLHK," kata Hanif.
VP Relations & Security Medco E&P Arif Rinaldi berhara, upaya Perusahaan untuk melestarikan lingkungan hidup tersebut terus mendapat dukungan dari berbagai pihak.
"Selain mendukung target produksi Migas yang ditetapkan Pemerintah, kami juga terus berkomintmen menjaga dan melestarikan lingkungan hidup terutama di sekitar area operasi," ujar Arif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









