IKAPPI Sentil Ketidakseriusan Pemerintah Kelola Beras, Bikin Harga Bergejolak

AKURAT.CO Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) menyoroti ketidakpastian pasokan dan harga beras yang semakin memburuk.
Menurut laporan terbaru yang diterima, harga beras medium naik mencapai Rp13.500 per kilogram, sementara beras premium melonjak hingga Rp18.500 per kilogram. Masalah ini disebutkan dipicu oleh beberapa faktor yang harus segera diatasi.
Sekretaris Jenderal DPP IKAPPI, Reynaldi Sarijowan mengatakan ketidakseriusan pemerintah dalam mengelola beras sejak 2022 memicu ketidakpastian harga beras.
Baca Juga: Kampanye Akbar di Bandung, Harga Beras Tinggi, Ganjar: Sembako Jangan Diperdagangkan Siapapun
Menurutnya dari laporan terbaru, kegagalan dalam mengelola musim tanam tahun 2022 telah menyebabkan data produktivitas beras yang tidak konsisten, menimbulkan kekhawatiran akan stabilitas harga.
"Pemerintah tidak serius dalam mengelola perberasan sejak musim tanam tahun 2022, mengakibatkan ketidakpastian dalam produktivitas beras kita yang data-datanya simpang siur,” jelas Reynaldi dalam keterangan tertulis, Senin (12/2/2024).
IKAPPI juga menyoroti pentingnya sinkronisasi data antara beras yang digunakan untuk bantuan sosial dan yang diperdagangkan di pasar. "Sinkronisasi data ini penting untuk menjaga keberlangsungan pasar agar harga tidak melonjak tinggi," tambah Reynaldi.
Lebih lanjut, IKAPPI menekankan agar pemerintah berhati-hati menghadapi lonjakan permintaan beras dan kesulitan dalam memperolehnya di pasar tradisional.
"Dalam momen politik dan musim pemilu seperti sekarang, banyak beras yang diambil di luar pasar tradisional atau oleh produsen besar. Ini merupakan tantangan yang harus diatasi oleh pemerintah untuk menjaga ketersediaan beras di pasar tradisional," ungkap Reynaldi.
Sementara itu, IKAPPI juga meminta pemerintah untuk segera mengambil tindakan konkret guna menyelesaikan masalah harga beras ini demi stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









