Kini Pelanggan Shopee Bisa Dapat Gratis Biaya Pengembalian Barang, Cek Syaratnya

AKURAT.CO Shopee baru saja memperkenalkan program terbarunya bernama Garansi Bebas Pengembalian.
Program ini dinilai tidak hanya memberi kemudahan bagi pembeli, melainkan juga dapat memberi keuntungan bagi para penjual, termasuk UMKM di Shopee.
Marketplace Expert, Jonathan Kho, mengatakan program Garansi Bebas Pengembalian di Shopee memungkinkan pembeli untuk mengembalikan barang dengan alasan berubah pikiran.
Baca Juga: Loker Terbaru PT Shopee Internasional Indonesia untuk Semua Jurusan
Menurutnya, program ini bisa membantu meningkatkan pengalaman belanja pembeli dan berpotensi meningkatkan penjualan produk di toko penjual. Sebab, ongkos kirim pengembalian juga akan ditanggung oleh Shopee, sehingga penjual tidak perlu menanggung biaya ongkos kirim.
Meski demikian, program ini memiliki sejumlah syarat dan ketentuan yang harus dipatuhi oleh pembeli.
Di antaranya, label produk mereka masih tersegel dengan baik; tidak ada perubahan ukuran/bentuk produk: produk dalam kondisi sama saat diterima (tidak ada noda, tidak berbau, tidak kotor, jumlah kuantitas dan kualitas tetap sama); tidak ada indikasi adanya penggunaan; dan lain-lain.
"Kalau barang yang dikembalikan pembeli tidak sesuai Syarat & Ketentuan, penjual bisa menolakpermintaan pengembalian barang pembeli," kata Jonathan, melalui akun Instagram-nya @ceritaombotak, ditulis Kamis (29/2/2024).
Seiring berkembangnya industri e-commerce, kebijakan pengembalian pesanan dengan alasan berubah pikiran ini memang semakin populer. Shopee bukanlah platform e-commerce pertama yang kebijakan bebas pengembalian.
Baca Juga: Gugatan Shopee ke Mantan Karyawan Ditolak Hakim Singapura
Situs marketplace global, Amazon telah menerapkan kebijakan pengembalian dengan alasan apapun selama bertahun-tahun. Sementara di dalam negeri, sejumlah pemain e-commerce seperti Lazada, serta Zalora juga mengadopsi kebijakan pengembalian serupa, di mana Pembeli bisa mengembalikan barang apabila berubah pikiran.
Kemudahan sistem pengembalian pesanan ini diharapkan akan membuat konsumen yang awalnya merasa ragu untuk berbelanja online, bisa menjadi lebih yakin untuk mencoba belanja online. Hal ini tentunya bisa membantu para penjual, terutama pelaku UMKM untuk menarik perhatian dan menjangkau lebih banyak calon konsumen potensial.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








