Terkendala Modal, Pembangunan 7 Smelter Ini Mangkrak

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan bahwa dari 11 smelter atau pabrik pemurnian yang rencananya dibangun, hanya 11 yang sedang dibangun, mayoritas belum ada progress atau kemajuan lantaran kurangnya modal.
Plt. Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara, Kementerian ESDM, Bambang Suswantono mengatakan bahwa 7 proyek smelter tersebut maasih kesulitan mendapatkan investor untuk membiayai proyek mereka.
1. PT Ang And Fang Brother (Nikel) Morowali, Sulteng
Proyek dengan kapasitas produksi nikel sekitar 1.866.510 ton per tahun (TPY) dan produk TPY FeNi sebanyak 130.508, hanya mencapai progres 22,4% karena kesulitan mendapatkan investor untuk pembiayaan proyek.
2. PT Dinamika Sejahtera Mandiri (Bauksit) Sanggau
Meskipun memiliki kapasitas produksi bauksit sekitar 5.200.000 TPY dan produk TPY SGA sebanyak 2.000.000, progres pembangunan pabrik di Kalbar ini baru mencapai 58,55% karena masih dalam proses pencarian investor untuk pendanaan.
3. PT Laman Mining (Bauksit) Ketapang, Kalbar
Dengan kapasitas produksi bauksit sekitar 2.850.000 TPY dan produk TPY SGA sebanyak 1.000.000, progres pembangunan baru mencapai 32,38% karena masih dalam proses pencarian investor untuk pendanaan.
4. PT Parenggean Makmur Sejahtera (Bauksit) di Kotawaringin Timur, Kalteng
Meskipun memiliki kapasitas produksi bauksit sekitar 3.000.000 TPY dan produk TPY CGA sebanyak 986.215, progres pembangunan mencapai 58,13%, namun masih terhambat oleh pencarian investor untuk pendanaan.
5. PT Persada Pratama (Bauksit) di Cemerlang Snggau, Kalbar
Meskipun memiliki kapasitas produksi bauksit sekitar 2.524.918 TPY dan produk TPY SGA sebanyak 1.000.000, progres pembangunan mencapai 52,62%, namun masih terkendala oleh pencarian investor untuk pendanaan.
6. PT Quality Sukses Sejahtera (Bauksit) Pontianak, Kalbar
Dengan kapasitas produksi bauksit sekitar 3.512.058 TPY dan produk TPY SGA sebanyak 1.500.000, progres pembangunan mencapai 65,65%, namun masih dalam proses pencarian investor untuk pendanaan.
7. PT Sumber Bumi (Bauksit) Marau Ketapang, Kalbar
Dengan kapasitas produksi bauksit sekitar 2.600.000 TPY dan produk TPY SGA sebanyak 1.000.000, progres pembangunan mencapai 50,05%, tetapi masih dalam proses pencarian investor untuk pendanaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









