Deputi Kemenko Marves Beberkan Tantangan Pengembangan Infrastruktur Kendaraan Listrik

AKURAT.CO Pemerintah Indonesia berupaya menyelesiakan berbagai tantangan infrastruktur yang signifikan untuk kendaraan listrik di Tanah Air.
Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Rachmat Kaimuddin mengungkapkan banyak tantangan infrastruktur yang dihadapi dalam penyediaan tenaga listrik untuk kendaraan listrik.
"Saya bilangnya biasanya charging (stasiun pengisian) itu sekarang bottleneck. Kita perlu mengundang lebih banyak pemain mobil agar dapat membawa barangnya, sehingga industri charging pun akan terdorong," jelas Rachmat di Fairmont Hotel, Jakarta, Selasa (19/3/2024).
Baca Juga: Pemerintah Dongkrak Peran Swasta Bangun Infrastruktur Listrik
Kemudian, ia juga menjelaskan dalam upaya mendukung perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, pemerintah mendorong bank-bank nasional untuk lebih agresif dalam berinvestasi di sektor ini.
"Saat ini masih ada beberapa perbankan yang kami dorong untuk berinvestasi dalam ekosistem kendaraan listrik. Terutama bank-bank nasional yang sedang kami dorong agar lebih agresif dalam masuk ke dalam ekosistem EV," ungkap Rachmat.
Sebelummya, ahli otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu, mengemukakan beberapa tantangan yang harus diatasi oleh pemerintah dan produsen otomotif Indonesia seiring dengan meningkatnya permintaan pasar kendaraan listrik di negeri ini.
Selain itu, ia menyoroti dua tantangan utama yaitu, infrastruktur pendukung dan ketersediaan layanan 3S bagi produsen otomotif.
Yanes juga menegaskan perlunya memperhatikan kekhawatiran konsumen tentang jangkauan dan pengisian baterai untuk membuat kendaraan listrik lebih menarik daripada mobil hibrida atau dengan mesin konvensional.
"Serta upaya untuk mengatasi kekhawatiran konsumen tentang jangkauan kendaraan dan waktu pengisian baterai perlu semakin jadi perhatian, agar EV dapat semakin unggul di atas mobil hybrid, apalagi mobil ICE," kata Yannes.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







