Akurat
Pemprov Sumsel

Deputi Kemenko Marves Beberkan Tantangan Pengembangan Infrastruktur Kendaraan Listrik

Silvia Nur Fajri | 19 Maret 2024, 20:43 WIB
Deputi Kemenko Marves Beberkan Tantangan Pengembangan Infrastruktur Kendaraan Listrik

AKURAT.CO Pemerintah Indonesia berupaya menyelesiakan berbagai tantangan infrastruktur yang signifikan untuk kendaraan listrik di Tanah Air.

Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Rachmat Kaimuddin mengungkapkan banyak tantangan infrastruktur yang dihadapi dalam penyediaan tenaga listrik untuk kendaraan listrik.

"Saya bilangnya biasanya charging (stasiun pengisian) itu sekarang bottleneck. Kita perlu mengundang lebih banyak pemain mobil agar dapat membawa barangnya, sehingga industri charging pun akan terdorong," jelas Rachmat di Fairmont Hotel, Jakarta, Selasa (19/3/2024).

Baca Juga: Pemerintah Dongkrak Peran Swasta Bangun Infrastruktur Listrik

Kemudian, ia juga menjelaskan dalam upaya mendukung perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, pemerintah mendorong bank-bank nasional untuk lebih agresif dalam berinvestasi di sektor ini. 

"Saat ini masih ada beberapa perbankan yang kami dorong untuk berinvestasi dalam ekosistem kendaraan listrik. Terutama bank-bank nasional yang sedang kami dorong agar lebih agresif dalam masuk ke dalam ekosistem EV," ungkap Rachmat.

Sebelummya, ahli otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu, mengemukakan beberapa tantangan yang harus diatasi oleh pemerintah dan produsen otomotif Indonesia seiring dengan meningkatnya permintaan pasar kendaraan listrik di negeri ini.

Selain itu, ia menyoroti dua tantangan utama yaitu, infrastruktur pendukung dan ketersediaan layanan 3S bagi produsen otomotif.

Yanes juga menegaskan perlunya memperhatikan kekhawatiran konsumen tentang jangkauan dan pengisian baterai untuk membuat kendaraan listrik lebih menarik daripada mobil hibrida atau dengan mesin konvensional.

"Serta upaya untuk mengatasi kekhawatiran konsumen tentang jangkauan kendaraan dan waktu pengisian baterai perlu semakin jadi perhatian, agar EV dapat semakin unggul di atas mobil hybrid, apalagi mobil ICE," kata Yannes.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.