OYO Siapkan Modal Investasi Untuk Standarisasi Properti Mitra di Indonesia

AKURAT.CO Tempat wisata dan akomodasi dinilai perlu untuk menerapkan standarisasi guna meningkatkan kepuasan pengunjung. Melalui itu, diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan dan memberikan dampak pada nilai ekonomi.
Dunia pariwisata yang terus berkembang juga mengalami perkembangan dengan penyesuaian yang mengedepankan kebutuhan dan preferensi wisatawan.
Country Stock and Flow OYO Indonesia, Hendro Tan mengatakan optimalisasi peran dan fungsi ini menjadi strategi OYO untuk menyediakan modal investasi bagi para mitra properti guna untuk meningkatkan kualitas yang dipastikan dapat memberikan pengalaman berwisata terbaik kepada para tamu.
Baca Juga: OYO Fokus Ekspansi Bisnis di 24 Kota
Pada awal program ini, OYO telah mengidentifikasi lebih dari 100 properti yang tersebar di berbagai wilayah seperti Jabodetabek, Bali dan Nusa Tenggara, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan untuk dapat dengan optimal memberikan fasilitas dan pelayanan terbaik bagi para tamu.
Modal ini dapat digunakan untuk renovasi properti, meningkatkan kualitas dan estetika secara keseluruhan, memperbaiki area umum, meningkatkan fasilitas tamu serta juga memberikan program pelatihan bagi staf properti untuk meningkatkan kualitas layanan sehingga tamu akan memberikan ulasan terbaiknya, dan menjadi sarana promosi yang baik melalui bukti nyata standarisasi yang mumpuni.
OYO terus mengupayakan inovasi yang tak hanya berfokus pada tamu, namun juga memberikan kontribusi bagi para mitra propertinya di Indonesia.
"Modal investasi ini menggarisbawahi komitmen OYO untuk menerapkan standarisasi dan inovasi yang berkelanjutan di industri pariwisata. Tak hanya berfokus pada tamu, kami ingin turut menyukseskan para mitra melalui program ini. Kami berupaya untuk mengimplementasikan perubahan yang diperlukan para mitra untuk terus responsif terhadap kebutuhan dan preferensi tamu," ujarnya dikutip Kamis (28/3/2024).
Senada, Owner Capital O Anna Inn Kuta, Gede Mangku Arta Dana mengapresiasi program ini karena dapat memfungsikan beberapa kamar yang memerlukan pembiayaan sehingga dapat menghasilkan keuntungan yang lebih besar.
Konsistensi OYO dalam memperkuat identitas sebagai pemimpin pasar, juga terus mendukung penerapan CHSE (Clean, Health, Safety, Environment dan Sustainability) dan inisiatif sanitized stay dan penerapan contactless check-in untuk memberikan kenyamanan kepada wisatawan di seluruh properti OYO di Indonesia.
Tak hanya berfokus pada ekspansi, bagi pemilik properti, strategi melalui program ‘Managed by OYO’ juga dihadirkan pada 2024 sebagai skema bisnis baru yang bertujuan membantu pemilik properti untuk bermitra dengan pengusaha lokal dalam mengelola operasional harian mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








