Tradisi Meugang di Aceh, Harga Daging Sapi Meroket Tembus Rp170 Ribu per Kg

AKURAT.CO Harga daging sapi di Pasar Cot Goh, Aceh Besar, mengalami lonjakan signifikan menjelang perayaan Idulfitri 1445 Hijriah atau Lebaran 2024 Masehi.
Salah satu penjual daging sapi di pasar tersebut, Rahmat menyoroti kenaikan harga yang mencapai puncaknya saat hari terakhir tradisi Meugang di Aceh jelang akhir bulan Ramadhan tahun ini.
Menurutnya, harga daging sapi telah mencapai titik tertinggi, yakni Rp170 ribu per kilogram yang biasanya Rp140 ribu per kilogram hingga Rp160 ribu per kilogram.
Baca Juga: 5 Resep Olahan Daging Sapi, Cocok Jadi Ide Usaha Kuliner
Kemudian, ia menjelaskan bahwa harga tersebut mencakup berbagai potongan daging, mulai dari paha depan hingga bagian dalam. Hal ini menandai kenaikan signifikan dalam beberapa waktu terakhir di pasar daging sapi.
"Mengamati kondisi pasar hari ini, harga daging sapi telah mencapai titik tertinggi, yakni Rp170 ribu per kilogramnya. Ini mencakup berbagai potongan daging, mulai dari paha depan hingga bagian dalam," kata Rahmat kepada Akurat.co, Selasa (9/4/2024).
Menyikapi permintaan yang meningkat menjelang perayaan meugang, Rahmat telah mempersiapkan diri dengan serius. Ia bahkan menyembelih dua ekor sapi untuk memenuhi kebutuhan pasar.
"Saya telah menyembelih lima ekor sapi dan memproses sekitar 450 kilogram daging sapi untuk kebutuhan perayaan meugang hari ini," ujarnya.
Meski demikian, Rahmat juga mengungkapkan dengan stabilitas daya beli saat ini, pasar daging sapi tetap menjadi sorotan utama dan banyak peminat menjelang perayaan Idulfitri meskipun di harga daging sangat tinggi.
Asal tahu, tradisi Makmeugang atau Meugang” diawali pada masa kerajaan Aceh dengan menyembelih hewan dalam jumlah yang banyak lalu dibagikan secara gratis kepada masyarakat.
Hal ini dilakukan sebagai rasa syukur dan ungkapan terima kasih atas kemakmuran negeri Aceh dalam menyambut hari-hari besar (suci) umat Islam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









