AKURAT.CO Selama 26 tahun terakhir, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menjadi bagian integral dari pembangunan Indonesia. Berawal dari sebuah tim kecil pada tahun 1973 di bawah Departemen Keuangan, perjalanan panjang ini mengalami berbagai transformasi.
"Saat itu, kami tumbuh bersama Indonesia dari tahun 1973 dan berkembang hingga saat ini. Kami membangun dan menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang BUMN dan mendukung segala upaya serta kebijakan presiden demi kemajuan Indonesia," unggah akun instagram @kementerianbumn, dikutip Sabtu (13/4/2024).
Pada awalnya Kementeria BUMN dikenal sebagai Direktorat Persero dan PKPN (Pengelola Keuangan Perusahaan Negara). Kemudian berganti nama menjadi Direktorat Persero dan BUN (Badan Usaha Negara). Lalu pada pertengahan hingga akhir tahun 1993 berganti menjadi Direktorat Pembinaan BUMN.
Baca Juga: Pelindo dan Kementerian BUMN Gelar Safari Ramadhan di Manokwari
Tantangan demi tantangan telah dihadapi dan diatasi dengan peningkatan kualitas dan pelebaran struktur organisasi. Pada tahun 1998, terjadi peristiwa bersejarah dengan berdirinya Kementerian BUMN, yang menandai pemindahan kewenangan dari Kementerian Keuangan ke Menteri Pemberdayaan Badan Usaha Milik Negara.
Dalam dinamika pemerintahan, pengelolaan BUMN berubah menjadi setingkat kementerian, dengan berbagai perubahan nama dan status organisasi. Namun, pada akhirnya, pada tahun 2001, Kementerian BUMN kembali didirikan dengan tugas dan fungsi yang lebih kuat, yang terus berlangsung hingga saat ini.
Selama perjalanan panjang tersebut, Kementerian BUMN telah menjadi pilar dalam mendukung kebijakan presiden dan berperan aktif dalam memajukan Indonesia melalui pembinaan dan pengelolaan BUMN.
"Dengan 26 tahun pengalaman dan dedikasi, kami siap untuk terus mendukung kemajuan negara ini ke depan," unggah akun IG @kementerianBUMN.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal










