Peringatan Hari Kartini: Srikandi BUMN Gelar Edukasi Terkait Investasi Properti

AKURAT.CO Dalam rangka memperingati Hari Kartini Srikandi BUMN Indonesia menyelenggarakan webinar bertajuk “Smart Investment 2024 Year of The Dragon” yang digelar secara daring, akhir pekan lalu.
Webinar tersebut merupakan program edukasi khusus bagi para Srikandi BUMN untuk mendapatkan wawasan terkini dalam dunia investasi, sekaligus merayakan semangat Kartini dalam perannya sebagai pengelola keuangan dalam keluarga.
Dengan menghadirkan dua pembicara terkemuka, yaitu Ali Tranghanda, CEO Indonesia Property Watch, dan Jenie Fengshui, seorang ahli fengshui yang berpengalaman, webinar ini menawarkan pandangan yang mendalam tentang strategi investasi cerdas di tahun 2024 yang dipercaya sebagai “Year of The Dragon”.
Baca Juga: Sempat Dikecewakan Sepakbola Gajah, Hanung Bramantyo Kembali Nonton Timnas karena Erick Thohir
Ali Tranghanda memaparkan tentang pasar investasi properti Indonesia baik tantangan maupun peluangnya, sementara Jenie Fengshui menyampaikan wawasan unik mengenai bagaimana prinsip-prinsip fengshui dapat diterapkan dalam pengambilan keputusan investasi properti.
Pada webinar yang difasilitasi oleh Srikandi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tersebut, Ketua Srikandi BUMN Tina T. Kemala Intan, menegaskan bahwa peran perempuan sangat dinamis, perannya telah mengalami perubahan yang signifikan saat ini, dari perempuan yang hanya sebagai pengurus rumah tangga tetapi kini juga memiliki peran yang kompleks dan profesional.
Perempuan semakin banyak berpartisipasi dalam dunia tenaga kerja.
Baca Juga: 5 Jenis Penipuan Online Ini Banyak Makan Korban
Jumlah perempuan yang bekerja di Indonesia terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan perubahan sosial.
“Mari kita meneladani semangat Kartini menggunakan pengetahuan, keahlian, dan keberanian kita untuk meraih kesuksesan, serta untuk mewujudkan impian kita dan memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitar kita. Saya yakin, dengan semangat Kartini yang menggelora dalam diri kita, kita semua dapat menjadi pelaku-pelaku perubahan”, kata Tina di Jakarta, akhir pekan lalu.
Selama berlangsungnya webinar, peserta Srikandi BUMN aktif terlibat dalam diskusi dan tanya jawab dengan para pembicara, menggali lebih dalam tentang potensi investasi properti di masa depan.
Sebagai wadah yang peduli dan saling mendukung terhadap pengembangan potensi bagi perempuan yang bekerja di BUMN, serta semangat untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi, Srikandi BUMN Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program edukasi dan pelatihan yang bermanfaat bagi anggotanya, sehingga membantu anggotanya menjaga keseimbangan antara peran profesional dna tanggung jawab sebagai ibu dan istri.
Baca Juga: Indonesia Hampir 20 Tahun tak Kirim Wakil ke Olimpiade, La Paene Masara: Nasib Tinju Amatir Menyedihkan!
Tina berharap acara semacam ini dapat menjadi ajang yang bermanfaat bagi semua peserta dalam peringatan Hari Kartini, serta memberikan inspirasi dan pemahaman yang lebih dalam tentang investasi properti dan prinsip fengshui dalam berkehidupan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







