Resmi Digelar, Meorient Exhibition International Beri Dampak Positif bagi Perekonomian Indonesia

AKURAT.CO Meorient Exhibition International resmi membuka Pameran China Homelife Indonesia di JIExpo, Kemayoran, Selasa (4/6/2024).
Pameran dagang ini adalah penyelenggaraan edisi ketujuh.
Merupakan rangkaian pameran berbagai sektor seperti peralatan rumah tangga, elektronik, tekstil, mesin, peralatan pendidikan, bahan bangunan, furnitur, produk ibu hamil dan bayi hingga energi terbarukan.
"Kami berharap peluang lain yang dapat diperoleh adalah terciptanya banyak investor dari Tiongkok yang mau melakukan investasi di Indonesia, seperti pembukaan pabrik di Indonesia dan bekerja sama dengan perusahaan lokal. Tentunya ini akan menjadi sebuah investasi yang menguntungkan dan memberikan efek positif, berupa peningkatan ekonomi di Indonesia dan penciptaan lapangan kerja," papar Managing Director Meorient Exhibition International, Larissa Zhou.
"Banyak perusahaan Tiongkok tertarik melakukan ekspansi di Indonesia, khususnya dari delapan sektor yang dihadirkan di pameran ini. Kami sebagai penyelenggara mencoba menjawab dan menjembatani keinginan para pelaku bisnis tersebut," tambahnya.
Baca Juga: Genjot Industri Elektronika, Kemenperin Kirimkan 11 Perusahaan di Pameran Communic Asia 2024
Pameran dagang terbesar ini dibuka oleh Wakil Presiden Eksekutif Asosiasi Industri Peralatan Pendidikan Tiongkok sekaligus Wakil Manajer Umum China Teaching Instrument, Xia Guoming; Wakil Direktur Administrasi Kementerian Pendidikan Asia Tenggara, Yahya Sutarya; dan Kepala Perwakilan Dewan China untuk Promosi Perdagangan Internasional (CCPIT), Li Feng.
"Kita berharap agar pameran yang berlangsung selama empat hari mendatang akan semakin membuka peluang kerja sama, kolaborasi, pertukaran antara kedua negara, terutama di sektor peralatan pendidikan. Kami juga berharap terjadi transfer wawasan, ilmu, tren peralatan pendidkan serta teknologi dari Tiongkok, yang akan memberikan manfaat dalam memajukan bidang Pendidikan," Xia menerangkan.
Sementara, Yahya menilai pameran ini bisa menjadi platform yang bagus bagi para pendidik, pembuat kebijakan, pemimpin sektor pendidikan dan pengajaran di Indonesia, untuk berkumpul dan mengeksplorasi kemajuan terkini dalam teknologi, sumber daya dan metodologi pendidikan.
"Saya menyaksikan kerja sama yang berkembang dan luar biasa antara Indonesia dan Tiongkok selama beberapa tahun terakhir. Saya yakin Tiongkok dengan perkembangannya akan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pembangunan Indonesia di berbagai bidang, terutama di bidang pendidikan," jelasnya.
Baca Juga: Pameran Deep and Extreme Indonesia Bakal Digelar Akhir Mei
Pameran yang berlangsung hingga 7 Juni 2024 digelar pukul 10.00-17.00 WIB dengan diikuti oleh 871 supplier dan perusahaan.
Pameran menghadirkan 1.218 stan dan ribuan produk, inovasi, teknologi serta desain terbaru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








