Serikat Buruh Sayangkan Pernyataan Menperin Soal Ledakan di Pabrik ITSS

AKURAT.CO Serikat Buruh Industri Pertambangan dan Energi (SBIPE) IMIP Morowali merespons pernyataan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mengenai kecelakaan kerja yang kembali terjadi di PT ITSS. Pada 13 Juni 2024, dua buruh mengalami luka serius akibat kecelakaan tersebut.
SBIPE menyampaikan apresiasi atas perhatian berbagai pihak terhadap insiden yang terjadi di PT. ITSS. Ketua SBIPE, Henry, mengungkapkan bahwa mereka menghargai rekomendasi perbaikan yang disampaikan oleh Kementerian Perindustrian setelah ledakan yang terjadi pada Desember 2023 lalu.
"Kami mengapresiasi rekomendasi perbaikan yang harus dilakukan oleh PT. ITSS atas ledakan pada Desember 2023 lalu," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (18/6/2024).
Baca Juga: Tungku ITSS Meledak Lagi, Asosiasi Buruh: Perusahaan Harus Bertanggung Jawab
Namun, SBIPE juga menyoroti pernyataan Menteri Agus Gumiwang yang disampaikan melalui media terkait kecelakaan kerja pada 13 Juni 2024. Mereka merasa ada perbedaan antara penjelasan Menteri dengan fakta yang ditemukan di lapangan.
"Kami juga menyayangkan pernyataan tentang kejadian di PT. ITSS pada 13 Juni lalu seolah Pak Menteri mengetahui persis kronologis kejadian, yang kami menemukan berbeda dari penjelasan dalam media," tambah Henry.
Serikat buruh tersebut mengundang Menteri Perindustrian dan timnya untuk datang dan melakukan investigasi menyeluruh dengan melibatkan berbagai pihak. Henry menyatakan kesiapan mereka untuk memberikan informasi yang telah dikumpulkan terkait insiden tersebut.
"Kami sangat senang jika Pak Menteri bersama timnya datang dan melakukan investigasi menyeluruh, dan kami sangat senang dapat bertemu untuk memberikan informasi yang kami dapatkan dari kejadian tersebut," jelasnya.
Selain itu, Henry juga menyoroti masalah yang belum selesai terkait korban ledakan tungku pada Desember 2023. SBIPE masih mendampingi para korban untuk mendapatkan tanggung jawab dari pihak perusahaan.
"Termasuk korban tragedi ledakan tungku pada Desember 2023 yang masih menyisakan masalah dan sedang kami dampingi untuk mendapatkan tanggung jawab dari pihak perusahaan," ujar Henry.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









