AKURAT.CO Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), melepas ekspor kopi milik PT Ujang Jaya Internasional dengan tujuan Amerika Serikat.
Kopi green bean sebanyak 10 kontainer itu jumlahnya mencapai 96 ton dan senilai USD1,48 juta.
"Kita pagi ini melepas ekspor produk yang sangat penting, kopi ke Amerika serikat. Jumlahnya 10 kontainer dengan nilai USD1,480.000," ujar Zulhas di Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (1/7/2024).
"Kopi salah satu produk unggulan kita, dan pasarnya sangat luas. Mulai dari Amerika, Eropa, Afrika, Timur Tengah, Asean, Asia, Tingkok," tambahnya.
Zulhas yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) mengapresiasi PT Ujang Jaya Internasional bukan hanya terkait ekspor kopi yang dapat menghasilkan devisa bagi negara, tetapi juga pemberdayaan petani kopi lokal.
Baca Juga: Data Pendidikan Hilang dari PDN, DPR Segera Panggil Mendikbud
Ia pun meminta pemberdayaan petani kopi lebih lanjut guna meningkatkan kualitas kopi yang dihasilkan.
"Tadi pesan saya tolong kualitasnya. Dibina petaninya dengan baik. Kalau petani tidak dibina, dibantu, mereka tidak memiliki kemampuan yang lengkap. Bagaimana mengelola pertanian dengan baik, cara memetik, mengeringkan, mengolah, bibit yang bagus, dan lain-lain," jelasnya.
Zulhas mengajak para pengusaha kopi di Sumatera untuk ikuta pameran Trade Expo yang digelar Kementerian Perdagangan.
Pameran ini akan mempertemukan produk dalam negeri dengan buyer dari seluruh dunia.
Baca Juga: Bikin Heboh Biodata Ki Arjuna Samudra, Ngaku Bisnis Tali Pocong!
Sebagai informasi, turut hadir dalam acara ini Pj. Gubernur Sumatera Utara, Agus Fatoni, serta Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Sumatera Utara, Mulyadi Simatupang.
Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan yakni Plt Sekretaris Jenderal, Suhanto; Plt. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Mardyana Listyowatiz; serta Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer, Miftah Farid.
PT Ujang Jaya International merupakan produsen kopi yang telah berdiri sejak 1998 sebagai penyuplai kopi di Medan, Sumatera Utara.
Sejak 2004, perusahaan ini mulai mengekspor kopi ke beberapa negara di dunia dengan jenis arabika dan robusta.
Baca Juga: Hari Ini, Pihak Hasto Kristiyanto Gugat Penyidik KPK ke PN Jaksel
AS menempati urutan pertama sebagai negara tujuan ekspor produk kopi asal Indonesia dengan nilai mencapai USD215,96 juta.
Nilai ini setara dengan 23,24 persen dari total ekspor produk kopi Indonesia.
Pada Januari-April 2024, ekspor produk kopi Indonesia mencapai USD283,3 juta.
Angka ini naik 20 persen dari periode yang sama pada tahun sebelumnya yaitu senilai USD236,08 juta.
Pada 2023, ekspor kopi Indonesia ke dunia mencatatkan nilai sebesar USD929,13 juta.
Sementara, dalam periode lima tahun terakhir (2019-2023), tren ekspor kopi Indonesia menunjukkan peningkatan sebesar 4,46 persen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








