Astra Otoparts (AUTO) Cetak Laba Rp1,01 Triliun di Semester I-2024

AKURAT.CO PT Astra Otoparts Tbk (Perseroan/AUTO) mencatatkan laba bersih konsolidasian sebesar Rp1,01 triliun pada semester pertama 2024, tumbuh 26,5% dari laba bersih konsolidasian semester pertama 2023 sebesar Rp800 miliar.
"Kenaikan laba bersih tersebut sejalan dengan meningkatnya kinerja segmen usaha perdagangan dan segmen usaha manufaktur yang menjadi core business perseroan, serta kinerja ekspor di tengah melemahnya permintaan domestik, serta keuntungan atas penjualan aset tetap," ujar Alberto Siahaan, Division Head of Corporate Sceretary, Legal, and Communication AUTO dikutip Senin (29/7/2024).
Dari sisi neraca, perseroan membukukan pertumbuhan aset sebesar 4,1% menjadi Rp20,4 triliun pada akhir Juni 2024, dibandingkan Rp19,6 triliun pada akhir Desember 2023. Seiring dengan itu, jumlah liabilitas juga tercatat mengalami kenaikan sebesar 10,1% menjadi Rp5,6 triliun pada akhir Juni 2024, dari sebelumnya Rp5,1 triliun pada akhir Desember 2023.
Baca Juga: Laba Bersih Astra Otoparts (AUTO) Kuartal I-2024 Tembus Rp475 M, Tumbuh 9,7 Persen
Jika dirinci, pada segmen usaha manufaktur, perseroan menjalin kerjasama dengan mitra bisnis ternama dunia untuk memproduksi berbagai macam produk suku cadang yang melayani hampir seluruh pabrikan otomotif dan pasar suku cadang pengganti di Indonesia, baik untuk kendaraan roda dua, roda empat, maupun kendaraan komersial.
Perseroan juga telah melakukan diversifikasi ke industri nonotomotif seperti alat kesehatan, komponen alat berat, industrial, dan kereta api. Selain diversifikasi, perseroan telah memproduksi komponen kendaraan listrik untuk roda dua dan roda empat, serta memproduksi mesin pengisian daya Kendaraan Bermotor Listrik BerbasiBaterai (KBLBB) dengan merek Altro.
Sepanjang semester pertama 2024, segmen usaha manufaktur perseroan membukukan penurunan pendapatan bersih sebesar 10,9% menjadi Rp4,7 triliun, dibandingkan semester pertama 2023 sebesar Rp5,3 triliun.
Pada segmen usaha perdagangan, perseroan didukung jaringan distribusi domestik, ekspor, dan jaringan perdagangan ritel modern, yaitu Shop & Drive, Super Shop & Drive, Shop & Bike, Motoquick, Aspira Motoquick, dan Astra Otoservice. Perseroan juga mempunyai platform perdagangan digital www.astraotoshop.com yang menjual produk otomotif dan nonotomotif, dan jaringan pengisian daya KBLBB Astra Otopower.
Sepanjang semester pertama 2024, segmen usaha perdagangan perseroan membukukan kenaikan pendapatan bersih sebesar 9,6% menjadi Rp4,5 triliun, dibandingkan semester pertama 2023 sebesar Rp4,1 triliun.
Di samping keuntungan dari operasional, pada semester pertama 2024 perseroan juga membukukan keuntungan atas penjualan tanah dan bangunan yang sudah tidak digunakan untuk kegiatan manufaktur.
Tanpa memperhitungkan keuntungan dari penjualan tanah dan bangunan tersebut, perseroan mencatatkan laba bersih konsolidasian sebesar Rp860 miliar pada semester pertama 2024, tumbuh 6,8% dari laba bersih konsolidasian semester pertama 2023 sebesar Rp800 miliar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









