3 Strategi BPDKS Majukan Hulu dan Hilir Industri Sawit
Demi Ermansyah | 28 Agustus 2024, 12:40 WIB

AKURAT.CO Direktur Perencanaan dan Pengelolaan Dana, serta Plt. Direktur Kemitraan BPDPKS, Kabul Wijayanto menjelaskan bahwa pihaknya sampai saat ini telah menerapkan tiga strategi utama untuk mendukung industri hulu dan hilir untuk komoditas kelapa sawit.
Di mana yang pertama yakni meningkatkan kesejahteraan petani melalui program peremajaan sawit rakyat. "Kedua, mendukung riset sektor hulu, perbaikan sarana dan prasarana, serta dukungan terhadap ISPO dan pelatihan untuk petani dan SDM industri sawit," ucapnya pada saat pemaparan di Belitung, Selasa malam (27/8/2024).
Tak hanya itu saja, dirinya juga menyoroti bahwa betapa pentingnya stabilisasi harga CPO sebagai strategi utama lainnya. "Dimana melalui dukungan pendanaan biodiesel, promosi, advokasi sawit positif, serta riset pasar dan produk," paparnya kembali.
Dan strategi yang terakhir adalah, tegasnya, memperkuat industri hilir dengan riset dan pengembangan program konversi sawit menjadi bio-hydrocarbon fuel serta mendukung program hilirisasi lainnya. "Industri hilir akan terus kami kembangkan dan perkuat melalui berbagai riset serta menjalankan berbagai program konversi sawit menjadi bio-hydrocarbon fuel," ucapnya.
Seperti yang diketahui, komoditas kelapa sawit merupakan salah satu komoditas penopang pertumbuhan ekonomi. Di mana sebelumnya Kabul juga menjelaskan bahwa hingga Juli 2024 penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari pungutan ekspor kelapa sawit mencapai Rp15,88 triliun.
"Angka tersebut berkontribusi sebesar 31,3 persen terhadap total PNBP Badan Layanan Umum (BLU) yang sebesar Rp50,7 triliun, dan 4,6 persen terhadap total PNBP secara keseluruhan yang mencapai Rp338 triliun dalam periode yang sama," paparnya.
Tak hanya itu, lanjutnya, pihaknya juga melaporkan volume ekspor kelapa sawit hingga Juli 2024 mencapai 19,43 juta metrik ton.
Tak hanya itu, lanjutnya, pihaknya juga melaporkan volume ekspor kelapa sawit hingga Juli 2024 mencapai 19,43 juta metrik ton.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









