AKURAT.CO Usulan pembentukan Dewan Logistik Nasional telah memicu diskusi di kalangan ahli ekonomi dan kebijakan. Pasalnya meski lembaga baru tersebut bisa menjadi solusi untuk mengatur peta jalan logistik nasional, menurunkan biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global, di sisi lain juga berpotensi mengerek beban fiskal.
Menurut Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Esther Sri Astuti, penambahan badan baru justru berpotensi meningkatkan beban fiskal negara. "Waduh kebanyakan badan. Kalo banyak lembaga malah banyak pengeluaran rutin. Jika hal ini terjadi maka beban APBN semakin berat," tegas Esther saat dihubungi Akurat.co, Kamis (10/10/2024).
Baca Juga: Catatan INDEF Soal Usulan Pembentuan Dewan Logistik Nasional
Esther menilai bahwa pemerintah seharusnya fokus pada penguatan infrastruktur yang sudah ada, daripada membentuk lembaga baru yang dapat menjadi "cost center" tambahan. Menurutnya, masalah logistik bisa diatasi melalui pengaturan yang lebih baik di bawah Kementerian Perhubungan.
Perdebatan ini memunculkan dilema antara menambah lembaga baru untuk menciptakan efisiensi, atau menjaga keseimbangan fiskal dengan memaksimalkan kinerja lembaga yang sudah ada, seperti yang disarankan oleh Esther.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026










