Hari Pangan Sedunia: Mengingatkan Pentingnya Pengelolaan Air untuk Ketahanan Pangan

AKURAT.CO Hari Pangan Sedunia yang diperingati setiap tanggal 16 Oktober menjadi pengingat akan pentingnya pangan dalam kehidupan manusia.
Pada tahun 2024, tema yang diangkat adalah "Water is life, water is food. Leave no one behind" atau "Air adalah Kehidupan, Air adalah Makanan. Jangan Tinggalkan Siapa Pun."
Tema ini menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya air sebagai fondasi ketahanan pangan global.
Sejak ditetapkan pada tahun 1945, tanggal 16 Oktober diperingati sebagai Hari Pangan Sedunia untuk merayakan berdirinya Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO).
Baca Juga: Perludem: Sikap KPU Kota Tangerang Soal Survei KedaiKOPI Kelewat Batas
FAO bertugas menangani isu pangan dan pertanian di tingkat global, dengan misi mengakhiri kelaparan, mewujudkan ketahanan pangan, memperbaiki kualitas gizi, serta mendukung pertanian yang berkelanjutan.
Penetapan tanggal 16 Oktober sebagai Hari Pangan Sedunia dilakukan pada November 1979 dalam konferensi ke-20 FAO.
Setelah itu, lebih dari 150 negara di dunia mulai merayakan hari penting ini, mengikuti pengakuan resminya oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Selama beberapa tahun terakhir, Hari Pangan Sedunia menjadi ajang untuk menyoroti berbagai isu penting terkait ketahanan pangan dan pertanian, seperti peran komunitas nelayan, dampak perubahan iklim, dan pentingnya keanekaragaman hayati.
Melalui perayaan ini, fokus utama diarahkan pada penguatan ketahanan pangan global, terutama di tengah berbagai tantangan krisis yang dihadapi.
Baca Juga: KPK Tunggu Praperadilan Selesai untuk Panggil Gubernur Kalsel Sahbirin Noor
FAO, sebagai badan khusus PBB, telah berkontribusi besar dalam mencapai ketahanan pangan global melalui berbagai inisiatif dan kebijakan strategis.
Peringatan Hari Pangan Sedunia setiap tahunnya menjadi momen penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebijakan pertanian yang efektif, yang perlu diterapkan oleh pemerintah di seluruh dunia guna memastikan ketersediaan pangan yang cukup untuk semua orang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







