Terbanyak dari Malaysia, Kunjungan Wisman September 2024 Turun 4,53 Persen
Demi Ermansyah | 1 November 2024, 23:17 WIB

AKURAT.CO Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Indonesia pada September 2024 mencapai 1,28 juta kunjungan.
Menurut Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar, jumlah ini turun 4,53% dibandingkan Agustus 2024, akan tetapi naik 19,53% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Secara kumulatif sepanjang Januari hingga September 2024, total kunjungan wisman tembus 10,37 juta kunjungan, meningkat 20,28 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," katanya dipantau dari kanal Youtube BPS, Jumat (1/11/2024).
Meskipun terus meningkat, Amalia menyebut total jumlah kunjungan wisman secara kumulatif hingga September 2024 ini masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama saat sebelum pandemi, yaitu Januari-September 2019, yang tercatat 12,10 juta kunjungan.
Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia selama September 2024 masih didominasi oleh wisman berkebangsaan Malaysia sebanyak 234,47 ribu kunjungan (18,33%), diikuti oleh wisman berkebangsaan Australia sebanyak 159,31 ribu (12,45%), China sebanyak 114,26 ribu (8,93%), dan Singapura 106,96 ribu (8,36%).
Apabila dibandingkan dengan September 2023, kunjungan wisman kelompok kebangsaan Afrika mengalami peningkatan tertinggi sebesar 31,84%, diikuti wisman asal ASEAN sebesar 26,28% dan wisman asal Asia selain ASEAN yang mengunjungi Indonesia naik sebesar 20,95%. Di sisi lain, kelompok kebangsaan Amerika mengalami penurunan yaitu sebesar 4,31%.
Selain itu, jika dibandingkan Agustus 2024, kunjungan wisman mengalami penurunan di sebagian besar kelompok kebangsaan. Kunjungan wisman asal Oseania mengalami peningkatan paling besar, yaitu naik sebesar 3,05% dan diikuti oleh wisman asal ASEAN yang naik sebesar 3%. Sebaliknya, kunjungan wisman dari Eropa mengalami penurunan paling dalam, yaitu sebesar 17,44%.
Untuk rata-rata lama tinggal, wisman yang meninggalkan Indonesia pada September 2024 telah menghabiskan waktu selama 7,43 malam di Indonesia.
Berdasarkan kelompok kebangsaan, wisman yang berasal dari negara-negara Asia Tenggara memiliki rata-rata lama tinggal paling singkat selama 3,39 malam, sedangkan wisman yang berasal dari Afrika memiliki rata-rata lama tinggal paling lama selama 13,88 malam.
Sementara itu, dilihat berdasarkan kebangsaan, rata-rata lama tinggal terlama tercatat pada wisman berkebangsaan Yaman selama 34,93 malam, sedangkan wisman yang berasal dari Hong Kong memiliki rata-rata lama tinggal paling singkat selama 2,15 malam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









