AKURAT.CO Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Menperkim) Maruarar Sirait, yang akrab disapa Ara, menekankan pentingnya tekad kuat dan upaya yang berkelanjutan dalam mewujudkan pembangunan perumahan yang layak bagi seluruh rakyat Indonesia.
Ia menegaskan komitmennya untuk mendahulukan kepentingan masyarakat melalui program-program yang berpihak pada pemenuhan kebutuhan perumahan layak bagi rakyat kecil.
“Saya hanya ingin bermanfaat untuk kepentingan rakyat, negara, dan dunia usaha. Dunia usaha juga diperlukan dalam pembangunan, dan dalam pikiran saya hanya itu,” ujar Ara dikutip dari Antara, Senin (11/11/2024).
Baca Juga: Komisi V Minta Hitungan Matang Menperkim Soal Program 3 Juta Rumah
Sebagai salah satu upaya konkret, Menteri Ara mengupayakan penyediaan lahan gratis bagi pembangunan perumahan rakyat. Hal ini menjadi fokus utama agar pembangunan rumah menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Kami terus mencari solusi agar rumah layak huni bisa dijangkau oleh lebih banyak rakyat Indonesia yang belum memiliki hunian," ujar Ara.
Ara juga menggarisbawahi pentingnya efisiensi, pengurangan pajak, dan kemudahan perizinan dalam proses pembangunan perumahan rakyat. Ia menjelaskan bahwa kebijakan-kebijakan tersebut bertujuan untuk meminimalisasi hambatan birokrasi dan mengurangi biaya yang harus ditanggung masyarakat. Dengan cara ini, diharapkan harga rumah akan lebih terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Selain itu, kolaborasi lintas sektor menjadi elemen kunci dalam mewujudkan target pembangunan tiga juta unit rumah untuk rakyat. Menteri Ara mengajak berbagai pihak, mulai dari kementerian, lembaga pemerintah, pemerintah daerah, TNI, Polri, BUMN, sektor swasta, hingga masyarakat luas, untuk turut berperan aktif dalam program ini.
"Kami membuka seluas-luasnya partisipasi semua pihak dalam pembangunan rumah untuk rakyat. Gotong royong adalah kekuatan utama bangsa ini," jelas Ara.
Ara juga menekankan bahwa keterbukaan dan transparansi dalam setiap program adalah kunci untuk menghindari korupsi dan meningkatkan efisiensi. Dengan lebih banyak pengawasan dari berbagai pihak, maka pelaksanaan program akan semakin baik dan akuntabel. Menurutnya, semakin banyak yang mengawasi, semakin baik pengelolaan program pembangunan perumahan ini.
Dalam menjalankan programnya, Ara menegaskan bahwa seluruh kebijakan dan langkah yang diambil selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Presiden menginginkan agar masalah perumahan rakyat dapat diatasi secara efektif dan cepat demi memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat.
"Banyak warga Indonesia yang sangat membutuhkan dukungan nyata dalam memperoleh hunian yang layak, dan kami akan bekerja keras untuk itu," kata Ara.
Ara mengungkapkan bahwa Kementerian PKP juga berfokus pada peningkatan peran serta dari sektor non-APBN untuk pembiayaan perumahan. Hal ini dilakukan agar beban anggaran negara dapat dikurangi, sekaligus mendorong partisipasi dari sektor swasta dan lembaga keuangan dalam penyediaan hunian layak bagi rakyat. Ini termasuk potensi kerjasama dengan berbagai mitra internasional dalam program pembiayaan perumahan.
Lebih lanjut, Kementerian PKP telah menetapkan waktu pelaksanaan untuk setiap program yang digulirkan, guna memastikan setiap tahap berjalan sesuai rencana dan mencapai target tiga juta unit rumah tepat waktu. Dengan program yang terstruktur dan timeline yang jelas, Ara berharap proyek ini dapat berjalan efisien dan memberikan dampak nyata di masyarakat.
Menteri PKP optimis bahwa dengan semangat gotong royong dan dukungan dari seluruh elemen bangsa, program pembangunan perumahan rakyat ini akan berhasil. Ara juga berjanji bahwa Kementerian PKP akan terus memantau dan mengevaluasi setiap perkembangan di lapangan, agar tujuan menciptakan hunian layak untuk rakyat bisa benar-benar tercapai.
Ara menegaskan kembali tekadnya untuk selalu berpihak kepada kepentingan rakyat dalam melaksanakan program-program kementeriannya. "Saya ingin memastikan bahwa setiap langkah kami memberikan manfaat nyata bagi rakyat Indonesia. Itu adalah tujuan utama kami," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026










