Gara-gara Proyek Ini, Antrean Saham Bangun Kosambi Sukses (CBDK) Tembus Jutaan Lot

AKURAT.CO PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), bagian dari Entitas Agung Sedayu dan Salim Group, resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (13/1/2025). Tak butuh waktu lama, saham ini langsung menjadi primadona investor.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, saham CBDK yang merupakan anak usahsa PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) langsung di lock Auto Rejection Atas (ARA), melesat 25% pada hari pertama pencatatan, mencapai harga Rp5.075 per saham.
Hingga pukul 13.47 WIB, antrean beli saham CBDK telah menembus 2,05 juta lot di harga tersebut. Lalu, apa yang menjadi sentimen yang mendorong banyak investor untuk antre membeli saham emiten properti ini?
Baca Juga: Awali 2025, 3 Perusahaan Melantai di Bursa
Lonjakan permintaan terhadap saham CBDK terlihat jelas dari oversubscribe yang mencapai 344,28 kali selama masa penawaran. Perlu diketahui, perseroan melepas 566.894.500 saham (10% dari total saham yang diterbitkan) ke publik dengan harga perdana Rp4.060 per saham, yang berhasil menghimpun dana segar sebesar Rp2,3 triliun.
Steven Kusumo, Presiden Direktur Bangun Kosambi Sukses (CBDK), mengungkapkan bahwa dana yang dihimpun melalui IPO ini akan digunakan untuk mendukung percepatan pengembangan kawasan CBD PIK 2, khususnya untuk membangun Nusantara International Convention and Exhibition (NICE).
“Proyek MICE (meetings, incentives, conventions, and exhibition) yang strategis ini diharapkan dapat melengkapi ekosistem CBD PIK 2, dengan pusat konvensi dan pameran seluas 120.000 m² yang dibangun di atas lahan 19 hektare. Diharapkan proyek ini dapat mulai beroperasi sebagian pada September 2025, memberikan dampak signifikan bagi pendapatan jangka panjang perusahaan,” jelas Steven dalam keterangannya, Senin (13/1/2025).
Dana IPO juga akan digunakan untuk akuisisi strategis terhadap PT Industri Pameran Nusantara (IPN), yang sedang membangun NICE. Manajemen CBDK optimis bahwa akuisisi ini akan membuka peluang pendapatan berulang yang signifikan bagi perusahaan, memperkuat posisi CBDK sebagai salah satu pengembang properti terkemuka yang memiliki berbagai proyek unggulan.
Selain proyek NICE, CBDK juga memiliki sejumlah properti unggulan yang tengah dipasarkan, antara lain Menara Syariah, SOHO The Bund, SOHO Manhattan, Manhattan Residence, dan SOHO Wallstreet yang menjadi bagian dari ekosistem CBD PIK 2.
Anak usaha CBDK juga sedang mengembangkan berbagai proyek komersial lainnya seperti Rukan Petak Sembilan, Rukan Milenial, Ruko Little Siam, Rumah Milenial, Permata Hijau Residence, Rukan Asia Afrika, dan Bizpark PIK 2, yang semakin memperkuat daya tarik kawasan PIK 2 sebagai pusat ekonomi baru di Jakarta.
Sementara itu, Samuel Sekuritas dalam riset terakhirnya mengatakan IPO CBDK yang telah ditawarkan pada harga Rp3.000–4.600 per saham, setara dengan diskon NAV sebesar 72–79% dari total Rp14.408 per saham. Sebagai perbandingan, rata-rata diskon NAV sektor properti hanya 50%.
“Merujuk angka itu, saham IPO CBDK memiliki potensi kenaikan 157% ke level Rp7.700. Subscribe IPO CBDK,” tulis riset Samuel Sekuritas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









