AKURAT.CO Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi mencatat masih adanya mobil dinas Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tertangkap kamera tengah membeli solar bersubsidi.
Kepala BPH Migas, Erika Retnowati mengungkapkan temuan itu didapat dari rekaman CCTV yang dikirim ke pihaknya.
Ia menuturkan, pantauan CCTV di SPBU, merupakan salah satu upaya BPH Migas untuk mengetahui penyebab over kuota penyaluran Jenis BBM Tertentu (JBT) Minyak Solar maupun Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite.
"Contohnya di Bali, kita ada temukan penyaluran kepada non-konsumen pengguna. Jadi, ada JBT yang disalurkan kepada kendaraan TNI," terang Erika dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI, Senin (10/2/2025).
Baca Juga: Masuk Usaha Mikro, Menteri Maman Pastikan Ojol Dapat BBM Bersubsidi
Ia menyebutkan, selain mobil TNI yang menenggak JBT Solar, ada juga penjualan BBM bersubsidi kepada konsumen dengan menggunakan jerigen yang tidak memiliki surat rekomendasi.
Erika menambahkan, penyaluran yang tidak wajar juga terjadi di Sumatra Barat, yaitu pembelian berulang dengan QR Code yang berbeda-beda pada satu unit mobil Toyota Innova.
"Kita temukan penyaluran yang tidak wajar dengan pembelian berulang dengan QR Code yang berbeda-beda ke mobil innova, kemudian ada juga beberapa truck," sambungnya.
Lebih lanjut Erika menerangkan, selain memanfaatkan CCTV, BPH Migas juga melakukan pengawasan langsung ke lapangan yang dijalankan berdasarkan aduan masyarakat. Sejak 2023 lalu, BPH Migas telah membuka layanan aduan masyarakat lewat nomor Whatsapp resmi.
Disebutkannya, hingga tahun lalu, sudah ada lebih dari 3.000 aduan yang diterima mengenai potensi penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi, terdiri dari 2.487 aduan tahun 2024 dan 638 aduan di tahun 2023.
"Memang ini semua pengaduan yang masuk tidak semuanya berupa kasus, tapi ada juga yang menanyakan informasi, kemudian yang terbanyak itu terkait surat rekomendasi," tukas Erika.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









