Pemerintah Inggris Kucurkan Dana hingga USD3,15 Miliar demi Industri Baja yang Lebih Kuat

AKURAT.CO Industri baja Inggris mendapat angin segar setelah pemerintah mengumumkan investasi besar senilai GBP2,5 miliar (USD3,15 miliar) untuk meningkatkan daya saing sektor ini.
Langkah tersebut bertujuan untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi industri baja, termasuk meningkatnya biaya energi, persaingan global, serta kurangnya investasi dalam beberapa tahun terakhir.
Mengutip dari laman Bloomberg, Menteri Bisnis Inggris, Jonathan Reynolds, menegaskan bahwa investasi ini akan digunakan untuk modernisasi teknologi, termasuk pengembangan tungku busur listrik yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Baca Juga: Inggris Ambil Langkah Cepat Lindungi Industri Baja dari Ancaman Tarif AS
"Diharapkan dengan teknologi ini, produsen baja Inggris bisa lebih kompetitif dan mampu bersaing dengan negara lain," ucapnya.
Pemerintah, tambahnya, juga menargetkan peningkatan kapasitas produksi baja dalam negeri dengan mendorong penggunaan baja lokal dalam proyek infrastruktur besar.
Salah satu proyek yang menjadi fokus adalah pembangunan landasan pacu ketiga di Bandara Heathrow, yang membutuhkan sekitar 400.000 ton baja, jumlah yang cukup untuk membangun Empire State Building.
Baca Juga: Donald Trump Respon Santai Rencana Uni Eropa Batasi Impor Produk Pangan AS
"Kami tidak hanya ingin mempertahankan industri baja, tetapi juga menjadikannya lebih modern, lebih ramah lingkungan, dan lebih kompetitif di pasar global," ujar Reynolds.
Selain itu, pemerintah Inggris juga ingin melindungi industri baja dari praktik perdagangan yang tidak adil di luar negeri.
Langkah ini mencakup peningkatan fasilitas pengolahan besi tua dan penerapan kebijakan yang mendukung penggunaan baja lokal dalam proyek-proyek pemerintah.
Baca Juga: Donald Trump Berlakukan Tarif Baru 25 Persen untuk Impor Baja dan Aluminium
Tak hanya berdampak pada industri baja, kebijakan ini juga berpotensi menciptakan lapangan kerja baru serta meningkatkan stabilitas ekonomi di daerah-daerah yang bergantung pada sektor baja.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Nasional GMB Union, Andy Prendergast, menegaskan bahwa investasi ini sangat penting untuk memastikan industri baja Inggris tetap bertahan di tengah tantangan global.
"Di tengah ketidakpastian ekonomi dunia, memiliki kapasitas produksi baja yang kuat menjadi kunci bagi keamanan ekonomi dan industri kita," kata Prendergast.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






