Komisi XII Dukung BRIN Bangun Pembangkit Nuklir, Ini Syaratnya
Camelia Rosa | 1 Mei 2025, 23:20 WIB

AKURAT.CO Komisi XII DPR RI menyatakan dukungan dan apresiasinya terhadap Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terkait rencana pembangunan pembangkit nuklir di Indonesia.
Anggota Komisi XII DPR RI, Rokhmat Ardiyan menegaskan bahwa rencana pembangunan pembangunan nuklir merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung lingkungan yang sehat melalui energi baru terbarukan.
"Kami dari Komisi XII tentunya mendukung dan memberikan apresiasi kepada BRIN, rencana-rencana untuk pembangunan nuklir, karena ini bagian daripada rencana pemerintah dalam rangka mendukung lingkungan yang sehat, dengan mendukung energi baru terbarukan," ujarnya saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) Rabu (30/4/2025).
Sebagai informasi, agenda utama rapat tersebut adalah rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia.
Oleh karena itu Rokhmat menekankan bahwa dukungan ini memerlukan implementasi yang matang, termasuk dukungan anggaran, riset, regulasi, dan terutama sosialisasi yang masif kepada masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa manfaat nuklir tidak hanya terbatas pada ketenagalistrikan, tetapi juga mencakup bidang kesehatan, lingkungan (penguraian sampah), dan pertanian.
"Karenanya perlunya kajian komprehensif dan mendalam terkait lokasi, anggaran, penerimaan masyarakat sekitar, serta potensi dampak yang ditimbulkan," ungkapnya.
Menurutnya, sosialisasi yang melibatkan perguruan tinggi, masyarakat, cendekiawan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama sangat krusial untuk mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat. "Ini sangat penting sekali dalam rangka mendukung swasembadah energi," tegasnya.
Di sisi lain, Rokhmat juga mengingatkan akan potensi sumber energi lain yang dapat dimanfaatkan, salah satunya adalah sampah.
Ia mengungkapkan bahwa Indonesia menghasilkan sekitar 38 juta ton sampah per tahun, yang jika diolah dengan baik, berpotensi menghasilkan sekitar 2000 MegaWatt listrik.
Selain menghasilkan energi, pemanfaatan sampah juga dapat memberikan dampak positif terhadap pendapatan daerah. "Dan tentunya kami mohon ya BRIN lebih serius lagi untuk meriset bagaimana manfaat sampah ini dalam rangka mendukung kelistrikan di Indonesia, mendukung energi baru terpadukan," katanya.
Rokhmat mencontohkan keberhasilan pengelolaan sampah menjadi energi listrik di berbagai tempat, seperti Singapura, Jepang, bahkan di Cilacap.
Ia menyoroti potensi ekonomi dari pengelolaan sampah, di mana DKI Jakarta saja menghabiskan sekitar 2 triliun rupiah per tahun untuk pengelolaan sampah.
"Seandainya kita urai betul-betul menjadi tenaga listrik, kurang lebih bisa menghasilkan 2000 Mega, penghasilan kurang lebih sekitar 2 triliun per bulan. Jadi kalau satu tahun kurang lebih dapat 24 triliun itu dari sampah sehingga apa yang tadinya tidak bermanfaat menjadi bermanfaat," jelasnya.
Menanggapi arahan Presiden terpilih Prabowo Subianto terkait penanganan sampah sebagai masalah nasional dan global, Rokhmat menekankan pentingnya transisi teknologi, sosialisasi, riset mendalam, studi banding, dan upaya meyakinkan masyarakat bahwa sampah dapat diolah menjadi energi listrik di tingkat desa.
"Kami ya tentunya dari Fraksi Partai Gerindra sangat mendukung sekali bagaimana pengelolaan sampah ini profesional. Lebih bermanfaat lagi buat keberlangsungan masyarakat, bangsa, dan negara," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








