Pertambangan Kontraksi di Kuartal I 2025, Permintaan Global dan Maintenance Jadi Penyebab

AKURAT.CO Melambatnya pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 4,87% yoy pada kuartal I 2025, sektor pertambangan Indonesia justru mengalami kontraksi signifikan sebesar 1,23.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, menyebutkan bahwa penurunan kinerja sektor ini terjadi akibat dua faktor utama, yaitu melemahnya permintaan global dan pemeliharaan besar tambang emas dan tembaga di Papua Tengah.
“Subsektor batubara dan lignit mengalami kontraksi 0,91 persen seiring penurunan permintaan ekspor. Sementara pertambangan logam turun tajam sebesar 11,83 persen, karena adanya kegiatan pemeliharaan rutin di tambang emas dan tembaga,” jelas Amalia pada saat konferensi pers di Jakarta (5/5/2025).
Baca Juga: Ekonomi Indonesia Terkoreksi, BPS Catat Pertumbuhan Hanya 4,87 Persen
Kontraksi ini berdampak pada kontribusi pertambangan terhadap PDB nasional yang menurun, menjadi salah satu faktor utama tertahannya laju pertumbuhan ekonomi nasional di awal tahun.
"Di sisi lain, lapangan usaha lain seperti industri pengolahan, perdagangan, pertanian, dan jasa masih mampu tumbuh positif, menjaga momentum pertumbuhan nasional. Industri pengolahan mencatat pertumbuhan 4,55%, perdagangan 5,03%, dan pertanian 10,52 persen," paparnya.
Sementara sektor jasa mengalami lonjakan signifikan, terutama jasa lainnya yang tumbuh 9,84%, didorong meningkatnya aktivitas pariwisata dan mobilitas masyarakat.
Baca Juga: Inflasi Emas Tembus 10 Persen, BPS Imbau Masyarakat Waspada dalam Berinvestasi
“Meski beberapa sektor mengalami pertumbuhan tinggi, tekanan di sektor pertambangan cukup berat karena sifatnya yang sangat dipengaruhi pasar internasional,” tambah Amalia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









