AKURAT.CO Wakil Menteri Energi dan Sumbee Daya Mineral (ESDM), Yuliot mengungkapkan kemungkinan Perusahaan sektor energi asal Amerika Serikat (AS), Chevron kembali berinvestasi di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) Indonesia.
Awalnya Yuliot mengungkapkan bahwa pihaknya memang tengah mempercepat proses lelang untuk 30 wilayah kerja (WK).
"Jadi ini segera kita lakukan lelang. Jadi salah satu pemain global itu adalah Chevron. Ya mungkin mereka juga akan membali," jelasnya dikutip Minggu (18/5/2025).
Yuliot mengaku pemerintah pun menyambut baik kembalinya Chevron, apalagi perusahaan tersebut telah memiliki pengalaman yang cukup di bidang hulu migas karena sebelumnya memang sudah berinvestasi cukup lama di Indonesia.
"Kan mereka juga cukup lama (berinvestasi di Indonesia). Dan juga punya pengalaman cukup di bidang hulu migas," imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Plh Dirjen Migas, Tri Winarno berpendapat bahwa kemungkinan kembalinya Chevron ke Indonesia menjadi bukti bahwa sektor hulu migas RI terbukti masih menarik.
"Yang jelas kan kalau Chevron masuk kan berarti memang migas di Indonesia masih cukup menarik," katanya.
Asal tahu saja, baik Yuliot maupun Tri Winarno, keduanya tidak mengungkapkan blok apa yang nantinya akan digarap oleh Chevron.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









