Bos SKK Migas Ungkap Alasan Chevron Hingga Shell Mau Masuk RI Lagi

AKURAT.CO Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Djoko Siswanto mengungkapkan alasan industri hulu minyak dan gas (migas) Indonesia kembali diminati oleh perusahaan migas global.
Sebagaimana diketahui, beberapa perusahaan migas global seperti TotalEnergies, Chevron, Shell Plc dikabarkan akan kembali berinvestasi di Tanah Air.
Dijelaskan Djoko, hal itu lantaran pemerintah Indonesia menyediakan data, teknologi, serta konektivitas yang bagus. Pemerintah juga sudah mulai membuat regulasi untuk open data dan teknologi-teknologi yang maju.
Baca Juga: SKK Migas Raih Opini Laporan Keuangan Terbaik 9 Tahun Berturut-Turut
"Dan mereka (investor) juga punya alat untuk melihat itu sehingga mereka tertarik (investasi lagi di Indonesia)," jelasnya ketika ditemui di acara IPA Convex 2025 di ICE BSD, Tangerang, Selasa (20/5/2025).
Djoko juga menilai bahwa kebijakan fiskal di Indonesia saat ini sudah sangat fleksibel dan pemerintah pun mendukungnya dari segi perizinan.
"Dan kita jelas targetnya untuk menaikkan produksi dan welcome untuk semua teknologi untuk menaikkan produksi," imbuhnya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Energi dan Sumbee Daya Mineral (ESDM) Yuliot mengungkapkan kemungkinan Perusahaan sektor energi asal Amerika Serikat (AS), Chevron kembali berinvestasi di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) Indonesia.
Awalnya Yuliot mengungkapjan bahwa pihaknya memang tengah mempercepat proses lelang untum 30 wilayah kerja (WK).
"Jadi ini segera kita lakukan lelang. Jadi salah satu pemain global itu adalah Chevron. Ya mungkin mereka juga akan membali," jelasnya.
Baca Juga: Lantik 3 Pejabat ESDM dan SKK Migas, Ini Pesan Bahlil
Yuliot mengaku pemerintah pun menyambut baik kembalinya Chevron, apalagi perusahaan tersebut telah memiliki pengalaman yang cukup di bidang hulu migas karena sebelumnya memang sudah berinvestasi cukup lama di Indonesia.
"Kan mereka juga cukup lama (berinvestasi di Indonesia). Dan juga punya pengalaman cukup di bidang hulu migas," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









